Plt Direktur Utama PAM Bandarmasih, Syahrani, saat menjelaskan peningkatan kinerja dan laba pada tahun 2024 Perusahaan Daerah Air Minum (PAM) Bandarmasih, Rabu (20/8/2025). (Foto/Jun).

PAM Bandarmasih Catat Kenaikan Kinerja dan Laba, Anggarkan Rp300 Miliar untuk Peremajaan Jaringan

Banjarmasin, mediaprospek.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PAM) Bandarmasih berhasil mencatatkan peningkatan kinerja dan laba pada tahun 2024. Peningkatan ini terungkap dalam acara press release Neraca Komparatif (Audit) di Aula PAM Bandarmasih, Rabu (20/8/2025).

Plt Direktur Utama PAM Bandarmasih, Syahrani, menjelaskan bahwa berdasarkan audit keuangan dan penilaian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kinerja perusahaan mengalami kenaikan signifikan.

“Pada tahun 2023, nilai penilaian dari Kemendagri kita mendapatkan nilai 69,70, dan di tahun 2024 meningkat menjadi 73,86.

Sedangkan untuk penilaian PUPR, di tahun 2023 kita mendapatkan nilai 3,94, dan di tahun 2024 meningkat menjadi 4,12,” ungkap Syahrani kepada awak media.

Raih Opini WTP dan Turunkan Tingkat Kebocoran

Selain peningkatan laba dan kinerja, PAM Bandarmasih juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 24 tahun terakhir. Prestasi ini menunjukkan tata kelola keuangan yang baik dan sehat.

Syahrani juga menambahkan bahwa persentase kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) PAM Bandarmasih mengalami penurunan pada tahun 2024, berada di angka 28,4%, lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai 28,7%.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Syahrani menyampaikan bahwa pihaknya telah menganggarkan dana kurang lebih sebesar Rp300 miliar. Dana ini akan digunakan untuk peremajaan pipa, pembangunan reservoir, dan kebutuhan lainnya hingga tahun 2028.

Antisipasi Keterbatasan Anggaran, Buka Peluang Kerja Sama dengan Swasta

Plt Komisaris Utama PAM Bandarmasih, Edy Wibowo, menambahkan bahwa peningkatan kinerja ini juga diiringi dengan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

“Saat ini pembenahan dalam jaringan sudah mulai kita lakukan dan masih terus berjalan. Pemetaan jaringan pipa tua sudah dilakukan, sesuai dengan komitmen Kepala Daerah untuk menurunkan tingkat kebocoran,” jelas Edy.

Namun, Edy mengakui bahwa pembenahan jaringan secara menyeluruh membutuhkan modal besar.

Ia menyebutkan adanya tantangan dalam mengandalkan sepenuhnya modal dari pemerintah. Oleh karena itu, PAM Bandarmasih membuka peluang untuk menggandeng pihak swasta guna mencari dana dari luar, seperti investasi.

“Mengharapkan modal pemerintah agak sulit, sehingga kita harus bisa mencari dana dari luar, seperti investasi dan yang lainnya,” pungkasnya. (Jun/Mzr).

Loading

Check Also

NasDem Kalsel Desak Tempo Minta Maaf

Banjarmasin, mediaprospek.com – Pengurus Partai NasDem Kalimantan Selatan meradang dan mengecam keras pemberitaan majalah Tempo …