Banjarbaru, mediaprospek.com – Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel mendadak ramai diserbu warga yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga miring.
Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Bank Indonesia (BI) serta berbagai instansi lainnya bahu-membahu mengadakan pasar murah agar warga tidak pusing memikirkan harga kebutuhan yang biasanya melonjak saat mendekati lebaran.
“Kami ingin memastikan semua warga bisa tersenyum saat menyambut Idulfitri nanti, makanya kami bergotong royong menyediakan pangan murah supaya dompet rakyat tetap aman meski permintaan barang sedang tinggi,” kata Muhammad Syarifuddin, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel saat menjelaskan alasan pasar murah ini diadakan demi menolong warga, Senin, (16/3/26).
Kegiatan ini membuahkan hasil manis bagi warga yang datang. Harga telur itik yang biasanya mencapai Rp30 ribu per kilogram, di sini cuma dijual Rp15 ribu.
Tak hanya itu, ikan patin yang di pasar harganya bisa Rp40 ribu, di bazaar ini warga cukup membayar Rp10 ribu per kilogram. Dampaknya, ibu-ibu rumah tangga bisa menghemat uang belanja untuk keperluan lebaran lainnya.
Kepala BI Kalsel, Fadzar Majardi, juga terlihat ikut membagikan paket sembako gratis secara langsung. BI Kalsel menyiapkan 500 paket sembako khusus buat pasukan kuning (petugas kebersihan) dan warga umum melalui cara unik, yakni menjawab pertanyaan seputar ekonomi dan mencoba bayar pakai QRIS cuma Rp1.
Selain sembako, warga juga bisa menukarkan uang baru untuk dibagikan saat lebaran nanti. Sinergi yang kuat antar dinas dan Bank Indonesia ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah kesulitan rakyat.
Dengan adanya stok pangan murah yang melimpah, harga-harga di pasar diharapkan tidak naik ugal-ugalan sehingga warga Kalsel bisa merayakan Idulfitri 1447 H dengan tenang dan bahagia. (Mzr).
![]()
MediaProspek.com