Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, saat membuka Sosialisasi Belanja Bijak yang diselenggarakan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkot Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Senin (24/11). (Foto/diskominfobjm).

Wali Kota Yamin : Ibu PKK Pengendali Inflasi

Banjarmasin, mediaprospek.com – Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, membuka Sosialisasi Belanja Bijak yang diselenggarakan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkot Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Senin (24/11).

Yamin mengatakan, “Pengeluaran harus dilakukan sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan, ” katanya.

Sosialisasi dengan tema “Belanja Bijak, Kendalikan Inflasi” ini menjadi ajakan bagi ASN dan masyarakat untuk lebih cerdas, bijak, dan terencana dalam berbelanja, terutama di tengah kemudahan akses belanja digital.

Wali Kota Yamin menekankan pola belanja yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif pada keuangan rumah tangga dan lingkungan.

Gerakan Belanja Bijak ini mencakup beberapa poin, seperti membuat daftar kebutuhan, mengutamakan produk lokal dan UMKM, serta menghindari pembelian impulsif.

Menurut Wali Kota, gerakan ini tidak hanya membantu meningkatkan kontrol finansial keluarga, tetapi juga berperan dalam pengendalian inflasi daerah dan pengurangan timbulan sampah.

Ia berharap pola konsumsi masyarakat semakin baik sehingga dapat menghadirkan stabilitas ekonomi keluarga.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Siane Apriliawati, menjelaskan peserta sosialisasi didominasi oleh ibu-ibu PKK.

Ia menyebut ibu rumah tangga adalah manajer dalam mengelola kebutuhan sehari-hari, dan sosialisasi ini menekankan pemenuhan kebutuhan berdasarkan prioritas.

Siane menambahkan, perilaku konsumsi yang bijak akan membantu mencegah lonjakan harga di pasaran dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di Banjarmasin. (Sai/Mzr).

Loading

Check Also

NasDem Kalsel Desak Tempo Minta Maaf

Banjarmasin, mediaprospek.com – Pengurus Partai NasDem Kalimantan Selatan meradang dan mengecam keras pemberitaan majalah Tempo …