Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono saat menerima penghargaan (Foto/mckalsel)

Laut Kalsel Terjaga, Nelayan Diberdayakan Lawan Ilegal Fishing

Banjarmasin, mediaprospek.com– Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan ikut berperan aktif dalam penanganan destructive fishing. Dislautkan menjadi narasumber dalam sebuah acara Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema sinergitas penanganan praktik penangkapan ikan ilegal.

“FGD ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem laut dan menciptakan situasi keamanan kondusif di perairan Kalsel. Acara tersebut dihadiri berbagai pihak terkait,” kata Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, menegaskan pentingnya pengawasan dan pembinaan, Rabu, (3/9/2025).

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi strategi utama memberantas praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan.

Rusdi menyatakan penguatan pengawasan, pembinaan nelayan, dan kolaborasi semua pihak adalah kunci mencegah praktik destructive fishing. Upaya ini demi keberlanjutan sumber daya laut di Banua.

FGD interaktif ini turut diisi paparan dari kalangan akademisi, diskusi kelompok, hingga penandatanganan perjanjian bersama antar nelayan. Kesepakatan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menghentikan praktik merusak di laut dan mendorong perilaku ramah lingkungan.

Data dari Direktorat Polairud Polda Kalsel mengungkapkan, sepanjang triwulan I tahun 2025 sudah dilaksanakan 6.117 kegiatan patroli, pembinaan, dan sosialisasi kepada nelayan.

Dalam dua tahun terakhir, aparat berhasil menangkap 15 tersangka pelaku destructive fishing, dengan total kerugian negara mencapai Rp150 juta.

FGD ini menjadi tonggak penting dalam upaya pencegahan konflik antarnelayan serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelanggaran di laut.

Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dislautkan akan terus memperkuat strategi pembinaan, memperluas edukasi, dan berkolaborasi erat dengan aparat serta masyarakat. (Scw/Mzr).

Loading

Check Also

NasDem Kalsel Desak Tempo Minta Maaf

Banjarmasin, mediaprospek.com – Pengurus Partai NasDem Kalimantan Selatan meradang dan mengecam keras pemberitaan majalah Tempo …