Banjarmasin, mediaprospek.com – Uang rakyat Banjarmasin sebesar Rp229 juta yang semula dianggarkan untuk susu dan buah kerumahtanggaan wakil kepala daerah kini dipastikan aman.
Pemerintah Kota Banjarmasin memilih untuk mengembalikan dana yang belum terpakai itu ke kas daerah demi menjaga kepercayaan masyarakat.
“Anggaran yang belum direalisasikan atau belum dibelanjakan telah dikembalikan ke kas daerah sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip kehati-hatian,” tegas Plt Kepala Bagian Umum Setda Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli, pada Minggu (10/5/26).
Langkah ini menjadi jawaban atas ramainya sorotan warga di media sosial soal besarnya biaya camilan pejabat yang dinilai kurang pas di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Keputusan ini membawa angin segar bagi warga karena sisa barang yang terlanjur dibeli tidak akan mubazir di meja pejabat, melainkan dibagikan kepada masyarakat rentan.
Bagi warga kurang mampu, bantuan susu dan buah ini tentu sangat bermanfaat untuk perbaikan gizi keluarga.
Ahmad Zazuli menjelaskan bahwa penganggaran tersebut sebenarnya disiapkan untuk kebutuhan selama setahun penuh, namun pimpinan meminta agar prosesnya dilakukan lebih transparan dan akuntabel.
Dengan pengembalian dana ini, Pemko Banjarmasin menunjukkan bahwa kritik masyarakat didengar dan dijadikan bahan evaluasi untuk tata kelola keuangan yang lebih bersih.
Klarifikasi resmi ini sekaligus memutus kekhawatiran warga akan adanya pemborosan anggaran yang tidak perlu di lingkungan Balai Kota.
Penting bagi rakyat Banua untuk mengetahui bahwa pengawasan mereka membuahkan hasil nyata dalam menjaga setiap rupiah uang daerah.
Ke depan, Pemko Banjarmasin berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap masukan publik agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat luas.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh perangkat daerah agar lebih peka dalam menyusun anggaran yang lebih berpihak pada kepentingan orang banyak. (rilis/mzr).
![]()
MediaProspek.com