Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, Rabu (3/9/2025) di Banjarbaru. (Foto/mckalsel).

ULM Cetak 1.300 Lulusan Unggul, Ijazah Sempat Terbakar

Banjarbaru, mediaprospek.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) merayakan momentum penting dengan mewisuda 1.300 lulusan dalam prosesi Wisuda ke-125 yang berlangsung meriah, pada Rabu (3/9/2025) di Banjarbaru.

Prosesi ini menjadi tonggak sejarah, menandai wisuda ketiga sejak ULM meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT. Pengukuhan para wisudawan ini dilakukan berdasarkan SK Rektor ULM Nomor 1228/UN8/SP/2025.

Para wisudawan berasal dari beragam jenjang pendidikan, mulai dari program Diploma hingga Doktor.

Rinciannya, 9 orang dari program Diploma, 1.108 orang dari program Sarjana, 147 orang dari program Magister, 30 orang dari program Profesi, 3 orang dari program Spesialis, dan 3 orang dari program Doktor.

Momen ini menjadi sangat berharga, sebab sekitar 4.500 lulusan ULM saat ini secara resmi menyandang status akreditasi Unggul dalam ijazah mereka.

Namun, di balik kegembiraan itu, muncul kendala teknis. Sebagian wisudawan tidak dapat langsung membawa pulang ijazah mereka.

Hal ini terjadi karena sebagian blangko ijazah hangus terbakar dalam sebuah musibah beberapa waktu lalu, membuat proses penyerahan ijazah terpaksa ditunda.

Mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, hadir dan memberikan sambutan.

Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga kepada seluruh sivitas akademika ULM, para wisudawan, dan keluarga yang mendampingi. Ariadi Noor menggarisbawahi keistimewaan wisuda kali ini, yang menggabungkan berbagai jenjang pendidikan dalam satu acara.

Ariadi juga menyampaikan pesan dari Gubernur Kalsel, yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai ujung tombak kemajuan bangsa.

“Islam sendiri mengajarkan umatnya untuk menuntut ilmu sepanjang hayat,” ujarnya, menegaskan pendidikan harus menjadi pilar utama dalam membangun peradaban dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mengharapkan sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan.

Perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak sarjana untuk kepentingan pribadi, melainkan juga harus menjadi penggerak perubahan sosial dan ekonomi.

Ariadi Noor menyebut, dukungan perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Ariadi Noor menegaskan sumber daya alam saja tidak cukup untuk memajukan daerah.

Diperlukan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.

Ia optimistis, dengan peningkatan kualitas SDM, Kalimantan Selatan akan mampu bersaing dengan provinsi lain, bahkan menjadi pionir dalam pembangunan regional.

Ia pun mengucapkan selamat dan berharap para wisudawan terus berkarya serta mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara. (Scw/Mzr).

Loading

Check Also

NasDem Kalsel Desak Tempo Minta Maaf

Banjarmasin, mediaprospek.com – Pengurus Partai NasDem Kalimantan Selatan meradang dan mengecam keras pemberitaan majalah Tempo …