Banjarbaru, mediaprospek.com – Dunia penerbangan Kalimantan Selatan berduka. Helikopter H-145 PK-RGH milik Estindo Air yang dikabarkan hilang kontak sejak Senin (1/9) ditemukan di Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Pimpinan Dewan H. Supian HK menyampaikan duka mendalam bagi seluruh korban jiwa.
Supian HK menyampaikan belasungkawa di Lanud Sjamsuddin Noor setelah konferensi pers Basarnas gabungan yang dipimpin Laksamana Pertama TNI Bramantyo, Rabu (3/9).
Insiden ini menjadi sorotan utama, mengingat hilangnya kontak pesawat itu membuat khawatir banyak pihak.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Bramantyo menduga seluruh penumpang helikopter, yang berjumlah delapan orang, tewas dalam insiden tersebut. Dugaan ini menguat setelah tim pencarian menemukan reruntuhan helikopter.
“Pada hari ini pada pukul 14.45 WITA, tim darat yang melaksanakan operasi SAR dari Basarnas gabungan berhasil menemukan reruntuhan dari helikopter tersebut,” ungkap Bramantyo.
Helikopter itu ditemukan pada titik koordinat 3°5’6” BS dan 115°37’15” BT, sekitar 700 meter dari titik koordinat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)
.
Pada pukul 15.53 WITA, tim menemukan satu korban berjarak 100 meter dari badan pesawat. Korban sudah dilakukan body packing dan siap dievakuasi ke posko lapangan.
Berdasarkan pengamatan, terdapat korban lain yang ditemukan di badan helikopter. Hanya saja, jumlahnya belum bisa dipastikan karena kondisi cuaca dan waktu sudah gelap.
Supian HK berharap seluruh keluarga korban dapat tegar dan tabah menghadapi cobaan ini. Ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban insiden jatuhnya helikopter H-145 PK-RGH. (Rom/Bak/Fad).
![]()
MediaProspek.com