Gambut, mediaprospek.com – Pada hari Jum’at 9 Mei 2025, Pukul 13.40 Wita, Hifridha Sari (17 tahun), seorang pelajar yang baru saja lulus dari MAN 2 Banjarmasin, menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Jalan Tol (Lingkar Selatan) Gambut arah ke Banjarbaru.
Hifridha Sari yang sedang mengendarai sepeda motornya dalam perjalanan mengantar buku ke temannya di Banjarbaru, tiba-tiba ditabrak sebuah Mobil Hilux, setelah menabraknya, mobil Hilux tersebut tancap gas melarikan diri.
“Sebagai teman dekat dan juga saksi kejadian, saya melihat langsung kondisi Hifridha dengan luka yang sangat parah,” kata Nazla teman dekatnya yang menyampaikan berita ini via whatsApp kepada mediaprospek.com, Sabtu, (10/5/25).
Kondisi sepeda motor Hifridha mengalami kerusakan berat, terutama bagian depan. Hifridha Sari juga dalam kondisi tak sadarkan diri dengan luka yang sangat parah di bagian kepala dan patah tulang selangka, tangan kirinya tak dapat digerakkan dan sekarang dalam kondisi kritis.
Setelah kejadian, ia segera dibawa rescue ke IGD RS Sultan Agung Banjarbaru. Sayangnya ia tidak mempunyai asuransi maupun BPJS kesehatan, sehingga pengobatan dengan biaya mandiri tanpa tanggung jawab pelaku.
Saat ini, Hifridha membutuhkan dukungan semua orang untuk biaya pengobatan yang sangat besar. “Setiap bantuan dan informasi pencarian pelaku sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Kejadian ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat dan saat ini pelaku tabrak lari masih dalam pencarian.
Hifridha Sari adalah seorang pelajar berprestasi yang penuh semangat dengan cita-cita besar. Prestasinya telah beberapa kali memenangkan lomba akuntasi, jambore Nasional Generasi Hijau dan Parlemen Remaja DPR RI hingga mendirikan bimbel Telaga Ilmu sebagai pengabdian masyarakat di umurnya yang masih 17 tahun.
Ia baru saja lulus SMA dan masuk Perguruan Tinggi (PT), namun karena musibah tabrak lari di mana pelakunya kabur tanpa tanggung jawab telah menghentikan perjalanan pendidikannya.
Hifridha kini dirawat intensif tanpa jaminan kesehatan dan biaya pengobatan terus bertambah. “Kami cemas akan biaya pengobatan, kami hanya ingin agar keadilan dapat ditegakkan dan Hifridha bisa pulih kembali untuk bisa melanjutkan pendidikannya,” ucapnya. (***).
![]()
MediaProspek.com