Banjarmasin, mediaprospek.com – Penyerapan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) hingga semester pertama 2025 masih menjadi perhatian serius.
“Kita mengakui adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar, menunjukkan belum optimalnya kinerja penyerapan dana daerah,” kata Sekda Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin kepada Prospek usai rapat paripurna, Rabu, (16/7/2025), di Banjarmasin.
Syarifuddin menjelaskan, tingginya SILPA menjadi indikasi adanya kekurangan dalam perencanaan dan evaluasi anggaran yang belum matang atau kurang efektif.
“Kenapa SILPA-nya terlalu besar, ya itu fakta yang terjadi,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya keseriusan dan kegigihan Pemprov Kalsel dalam mengevaluasi serta melakukan perbaikan di masa mendatang.
“Kita ke depannya harus lebih serius lagi, lebih giat lagi untuk mengevaluasi dan melakukan perbaikan,” tegas Syarifuddin.
Meski demikian, Sekda mengklaim, penyerapan anggaran di semester pertama ini sudah berada di atas 50%. Ia optimis, seluruh perencanaan dan kegiatan akan terealisasi dengan baik, serta penyerapan anggaran maupun fisik akan maksimal hingga akhir tahun anggaran.
Syarifuddin juga menegaskan, penyerapan anggaran akan selalu mengacu pada kualitas dan prioritas program kepala daerah.
“Jadi kita yang diutamakan adalah kualitas dan semua program-program dari kepala daerah, Insyaallah kita terapkan sekarang,” pungkasnya. (Ais/Mzr).
![]()
MediaProspek.com