Banjarmasin, mediaprospek.com – Pemerintah Kota Banjarmasin secara resmi membuka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) Tahun 2025 yang dipusatkan di Banjarmasin Creative Hub, Banjarmasin, Senin (1/12) siang.
Kampanye ini menegaskan sikap adaptif pemerintah kota terhadap isu kekerasan berbasis gender.
“Saya sekali lagi atas nama pemerintah kota Banjarmasin menuturkan kekerasan terhadap perempuan ini adalah perkara yang tidak bisa kita toleransi,” kata Walikota Banjarmasin HM. Yamin, HR.
Acara yang mengusung tema ‘Kita Punya Andil Kendalikan Ruang Aman’ tersebut dibuka oleh Yamin, didampingi Ketua TP PKK, Hj. Neli Listriani. Yamin ingin kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi dapat memberikan edukasi dan pemahaman yang jelas kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penolakan segala bentuk perilaku kekerasan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Banjarmasin, M. Ramadhan, menuturkan data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Banjarmasin lima tahun terakhir trennya terus meningkat. Pihaknya akan terus mengupayakan kenyamanan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Ramadhan menambahkan, pihaknya telah melaksanakan program perluasan pencegahan, termasuk peningkatan status kelurahan menjadi Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) yang kini berjumlah 11 kelurahan. Pihak PPPA mengimbau apabila ada kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak, masyarakat segera melaporkan agar dapat ditangani semaksimal mungkin. (Sai/Mal/~~.).
![]()
MediaProspek.com