Banjarbaru, mediaprospek.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Hutan di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (24/11/2025).
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, memaparkan, “Hutan-hutan ini memiliki nilai ekologi, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat. Kawasan hutan dapat menjadi penggerak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Rakor ini merupakan bagian dari upaya pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dan penegasan peran strategis Kalsel dalam agenda FOLU Net Sink 2030 dan REDD+.
Sekda Muhammad Syarifuddin menegaskan perubahan iklim dan perubahan fungsi lahan menjadi tantangan serius dalam pengelolaan hutan.
Oleh karena itu, melalui rakor ini, Pemprov memastikan program dan kebijakan provinsi dan kabupaten/kota berjalan searah dan saling menguatkan.
Sekda juga menekankan besarnya capaian Dinas Kehutanan dalam rehabilitasi lahan kritis.
“Dinas Kehutanan sudah banyak melakukan upaya-upaya mengurangi lahan kritis melalui penanaman. Sudah terlihat signifikan dan lahan mulai menghijau,” terangnya, berharap hutan yang menghijau dapat memproduksi karbon yang bermanfaat.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fatimatuzzahra, menambahkan rakor ini penting untuk memperkuat pemahaman stakeholder mengenai mekanisme pengurangan emisi, seperti offset dan skema administrasi pendukungnya.
Ia menegaskan, upaya pengurangan emisi tidak hanya melalui penanaman, tetapi juga pengendalian perambahan hutan dan Karhutla, karena kedua hal ini sangat menentukan keberhasilan penurunan emisi. (Dam/Mzr).
![]()
MediaProspek.com