Gubernur Muhidin dan jajaran, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK dan jajaran memperlihatkan buku dokumen KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 yang sudah ditandatangani, Rabu, (13/8/25) di Banjarmasin. (Foto/anto/biroadpim)

Rapat Paripurna Hari Jadi ke 75 Kalsel: Apresiasi, Refleksi, dan Agenda Pembangunan

Banjarmasin, mediaprospek.com – Rapat Paripurna Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan menjadi sorotan di Gedung DPRD Kalsel. Acara ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan forum bagi Gubernur H. Muhidin untuk memaparkan capaian, visi, dan arah pembangunan daerah di masa mendatang.

Dalam sambutannya, H. Muhidin secara eksplisit menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran DPRD Provinsi Kalimantan Selatan atas sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin,” ujarnya, Rabu, (13/8/25) di Banjarmasin saat paripurna.

Tema peringatan tahun ini, “Bagawi Tuntung, Banua Bauntung, Rakyat Himung,” digaungkan sebagai semangat kolektif untuk memajukan daerah.

Gubernur Muhidin menyebutkan tema ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan visi “Kalsel Bekerja” yang mencakup keberlanjutan, budaya, dan kesejahteraan.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya mengedepankan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Kita juga menempatkan kelestarian lingkungan sebagai pilar penting,” katanya, menegaskan bahwa upaya menjaga ekosistem harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Gubernur juga menyoroti keberhasilan Kalsel dalam meraih prestasi, seperti penghargaan dari Ombudsman RI yang menempatkan Pemprov Kalsel dalam 10 besar terbaik kepatuhan pelayanan publik se-Indonesia. Capaian ini menjadi indikator positif mengenai kinerja birokrasi daerah.

Di sela-sela acara, Gubernur Muhidin dan Ketua DPRD Kalsel Supian HK menandatangani Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan ini menandakan dimulainya proses perencanaan anggaran untuk tahun depan, yang akan mengimplementasikan program-program prioritas pemerintah.

Agenda pembangunan yang diprioritaskan meliputi ketahanan pangan dan energi. Gubernur berharap Kalsel mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus menghadapi tantangan global.

Acara ditutup dengan pemotongan nasi astakona, sebuah tradisi lokal yang melambangkan kebersamaan. Perayaan ini tidak hanya menjadi penanda usia provinsi, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di antara seluruh komponen masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Gubernur. (Rin/Mzr).

Loading

Check Also

Daerah Jangan Jalan Sendiri Urus Dana CSR

Banjarmasin, mediaprospek.com – Para wakil rakyat di “Rumah Banjar” bersama pemerintah daerah duduk bersama pada …