Usai kunjungan Setwan DPRD Kalsel yang mengikutsertakan wartawan pressroom ke DPRD DKI Provinsi Jakarta dalam rangkaian studi komparasi berfoto bersama Jum'at, (23/5/25) di Jakarta. (Foto/humasdprdkasel).

Tangani Media, Setwan DPRD DKI Jakarta Punya Tenaga Ahlinya

Jakarta, mediaprospek.com – Sekretariat (Setwan) DPRD provinsi DKI Jakarta khususnya di bidang kehumasan dalam menjalin kerjasama dengan media mempunyai tenaga ahli sesuai dengan kualifikasi atau spesifikasi khusus dalam menanganinya.

“Dari tenaga ahli kita ini mereka bisa langsung menjurus ke bidangnya masing-masing, seperti reporter, photographer, kameramen termasuk para editornya mereka punya keahlian khusus, ini juga berlaku untuk tenaga-tenaga ahli lainnya di luar kehumasan dan ini sudah ada diatur dalam Undang-Undang,” Kata Sugin Koordinator Humas dan Protokol Setwan DPRD DKI Jakarta didampingi Tenaga Ahli Kehumasan Oki Akbar, saat diwawancarai, Jum’at, (23/5/25) di Jakarta.

Hal itu terungkap saat kunjungan Setwan DPRD Kalsel ke DPRD DKI Provinsi Jakarta dalam rangkaian studi komparasi pengelolaan kehumasan terkait kerjasama dengan media untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman.

Pada studi komparasi ini, Sugin mengungkapkan sangat senang untuk bisa saling sharing mengenai apakah yang sudah dilakukan di DPRD Jakarta termasuk apa yang sudah dilakukan di Kalsel. “Ada harapan kita untuk bisa datang membawa teman-teman media ke Kalsel,” ujarnya.

Kepala Bagian Persidangan Setwan Kalsel Muhammad Andri Yuzhar saat memberikan sambutannya, (Foto/humasdprdkalsel)

Sementara itu Oki Akbar menambahkan, di DPRD DKI Jakarta, ada 30 lebih media yang menjadi mitra kerja kehumasan dengan 64 wartawan. Hal tersebut karena mereka tergabung dengan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) setempat yang letaknya berdampingan dengan DPRD,” ucap Oki.

Adapun mengenai persyaratan untuk menjadi keanggotaan press room, minimal tiga bulan dan tiap hari kerja menampakkan kehadirannya di Setwan setempat serta ada berita yang dia olah,” imbuh Oki.

Sementara Kepala Bagian Persidangan Setwan Kalsel Muhammad Andri Yuzhar yang memimpin rombongan studi komparasi mengatakan, dari studi komparasi banyak hal yang dapat dipelajari salah satunya adalah keberadaan tenaga ahli yang mengurusi para media.

“Ini merupakan poin utama dari kita terkait pengelolaan kehumasan dan kerjasama dengan media fatner khususnya di mana DPRD DKI Jakarta dapat menerapkannya. Tenaga ahli kehumasan ini memang memiliki tugas-tugas tertentu sesuai dengan keahliannya masing-masing, dituangkan dalam SK dalam hal ini Sekwan,” ucapnya.

 

Suasana sharing studi komparasi Setwal DPRD Kalsel bersama Press room DPRD Kalsel di Setwan DPRD DKI Jakarta, Jum’at, (23/5/25), (Foto/humasdprdkalsel)

“Itulah salah satu poin kenapa dalam beberapa komparasi kita selalu mendapatkan poin-poin untuk inovasi. Prinsipnya hal-hal yang sudah saat ini terjalin dengan baik dan erat terus kita tingkatkan. Peran media juga terus meningkat dalam rangka mengawal prinsip pembangunan di daerah khususnya di DPRD Kalsel,” ungkap Andri didampingi Kasubag Humas dan protokol Ady Radam.

Terkait tenaga ahli penerapannya di Kalsel, Andri menjelaskan memang hal itu sudah diatur dalam UU. Namun untuk emplementasinya tentu ada pengkajian-pengkajian tertentu sebelum hal tersebut masuk pada ranah penganggaran. Tentu ada kajian sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Sejauh ini memang tenaga ahli khususnya di kehumasan di Sekwan provinsi Kalsel belum, namun karena DKI sudah menerapkan, Insya Allah ini akan kita sampaikan kepada pimpinan sebagai telaahan berikutnya,” Pungkasnya. (Mzr/Ais)

Loading

Check Also

NasDem Kalsel Desak Tempo Minta Maaf

Banjarmasin, mediaprospek.com – Pengurus Partai NasDem Kalimantan Selatan meradang dan mengecam keras pemberitaan majalah Tempo …