Foto bersama : Diskominfo Prov. Kalsel saat menyelenggarakan Sosialisasi Aplikasi Umum Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di Banjarbaru, Selasa (21/10/2025). (Foto/rns/mc/diskominfokalsel).

Percepatan SPBE, Aplikasi Srikandi Perkuat Tata Kelola Kearsipan Kalsel

Banjarbaru, mediaprospek.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Sosialisasi Aplikasi Umum Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di Banjarbaru, Selasa (21/10/2025).

“Aplikasi ini bukan hanya sekadar alat bantu teknologi informasi, tetapi merupakan langkah konkret untuk memodernisasi sistem tata naskah dinas dan pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Hasnan Ash Shiddieqy, di Banjarbaru, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini merupakan upaya percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya pada manajemen kearsipan.

Hasnan Ash Shiddieqy menjelaskan, tujuan utama bimbingan teknis ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada administrator dan tenaga teknis SKPD terkait penggunaan Aplikasi Srikandi sebagai sistem pengelolaan arsip dinamis modern di lingkup Pemprov Kalsel.

Implementasi Srikandi menjadi penting mengingat di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi kearsipan menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang efisien dan responsif.

Penerapan Aplikasi Srikandi dirancang untuk mengatasi kendala manajemen persuratan berbasis kertas yang menghambat efisiensi birokrasi. Hasnan menekankan, dengan teknologi ini, potensi kehilangan arsip dapat dihindari, transparansi proses disposisi meningkat, serta otentikasi arsip digital terjamin secara hukum melalui tanda tangan elektronik (TTE).

Penggunaan sistem persuratan manual dinilai sudah tidak relevan. Sesuai Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020, Aplikasi Srikandi telah ditetapkan sebagai aplikasi wajib yang harus diimplementasikan seluruh instansi pemerintah dalam tata naskah dinas dan pengelolaan arsip elektronik.

Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi, Muhammad Dong, menuturkan kegiatan sosialisasi menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam mengoperasikan Aplikasi Srikandi.

Ia berharap setiap SKPD memiliki pemahaman dan kemampuan teknis memadai dalam menjalankan aplikasi ini. Implementasi Srikandi bukan sekadar memenuhi kewajiban, namun menjadi bagian dari transformasi digital yang memperkuat tata kelola pemerintahan di Kalsel.

Ke depan, Diskominfo Kalsel berkomitmen terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala agar sistem ini memberikan manfaat nyata dalam peningkatan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas kearsipan di lingkup pemerintahan daerah. (Rns/Mzr).

Loading

Check Also

Bayar Belanjaan Sekarang Tinggal Klik

Banjarmasin, mediaprospek.com – Kawasan Siring 0 KM Banjarmasin mendadak riuh dan semarak oleh ribuan warga …