Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR bersama jajaran Forkopimda Kalsel dan kota Banjarmasin berfoto bersama usai mengikuti arahan pimpinan daerah terkait optimalisasi peran lurah dan kepala desa dalam penanggulangan karhutla di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (15/10/2026). (Foto/May/Sai).

77 Kebakaran Lahan, Banjarmasin Siaga

Banjarmasin, mediaprospek.com – Pemko Banjarmasin memperkuat kesiapsiagaan karhutla menyusul sekitar 77 kejadian kebakaran lahan sejak Agustus hingga pertengahan Oktober 2026. Bersama kepolisian, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, dan 52 lurah, Pemko meningkatkan koordinasi penanganan, terutama di wilayah perbatasan.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR bersama Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin dan 52 lurah menghadiri arahan Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, dan Kapolda Kalsel di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut membahas optimalisasi peran lurah dan kepala desa dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan.

Yamin mengapresiasi inovasi Kapolda Kalsel dalam pemadaman api, termasuk penanganan kebakaran hingga ke bawah permukaan tanah.

“Kami mengapresiasi inovasi Bapak Kapolda dalam pemadaman api, tidak hanya di permukaan, tetapi juga sampai ke dalam. Harapan kita, ke depan tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan seperti ini,” ujar Yamin.

Meski tidak memiliki kawasan hutan yang luas, Banjarmasin tetap terdampak karhutla dari daerah sekitar, terutama kabut asap. Pemko bersama Forkopimda, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta relawan telah menyiapkan posko siaga di Banjarmasin Utara, Banjarmasin Timur, dan Banjarmasin Selatan. Pemantauan juga dilakukan di wilayah perbatasan.

“Kami bersama Pak Kapolresta, BPBD, dan rekan-rekan Damkar terus memantau wilayah perbatasan. Posko siaga juga sudah disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran,” jelasnya.

Yamin mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah saat kabut asap menyelimuti kota. Jika harus keluar karena keperluan mendesak, masyarakat diminta memakai masker dan menjaga kesehatan.

“Kalau memang mendesak dan harus keluar, gunakan masker dan tetap memperhatikan kesehatan,” imbaunya.

Sementara itu, Riza mengatakan Polresta Banjarmasin turut menangani karhutla melalui Operasi Amanusa Intan II bersama Pemko, BPBD, dan relawan. Salah satu kendala di lapangan ialah akses menuju titik api yang tidak dapat dijangkau kendaraan. Karena itu, ia berharap dukungan peralatan seperti mesin pompa air atau alkon dan selang agar pemadaman tetap bisa dilakukan bersama relawan.

“Mudah-mudahan dari Pemko bisa membantu peralatan seperti alkon dan selang, sehingga ketika kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi, kami bersama relawan tetap bisa melakukan pemadaman,” harapnya. (Mzr/Sai).

Loading

Check Also

Penipuan Daring di Kalsel Capai 59,77 Persen, Kerugian Rp20,94 Miliar

Penipuan Daring di Kalsel Capai 59,77 Persen, Kerugian Rp20,94 Miliar   Foto bersama : Sosialisasi …