Ilustrasi 12 klub penggagas European Super League. (TWITTER.COM/FCBVIJ)

Tolak Sanksi UEFA, Real Madrid, Barcelona, dan Juventus Terancam Tak Boleh Ikut Liga Champions 2023/2024

Mediaprospek.com – Terkait gagasan adanya European Super League, UEFA berikan sanksi kepada Real Madrid, Barcelona, dan Juventus dan bila menolak maka dikeluarkan dari Liga Champions musim 2023-2024.

Memang, wacana European Super League sudah runtuh sejak tahun lalu, namun konsekuensi yang mengikuti masih berlanjut hingga sekarang.

UEFA mengancam memberi sanksi kepada Juventus, Real Madrid, dan Barcelona, tiga dari 12 klub yang masih ngotot menjalankan gagasan kompetisi tandingan di Eropa itu.

Otoritas sepak bola Eropa tersebut pun punya ruang gerak lebih untuk menjatuhkan sanksi.

Sebab, Pengadilan Komersial (Commercial Court) sudah mencabut larangan yang diberlakukan terhadap UEFA.

Salah satu sanksi yang terancam dijatuhkan kepada ketiga klub itu adalah larangan ikut serta di Liga Champions musim 2023-2024.

Kendati demikian, hukuman itu tidak bisa diberlakukan begitu saja. Ada beberapa proses yang harus dilewati.

Salah satunya adalah sidang dengar pendapat pada 14 Juni 2022 di Madrid.

Selain itu, Pengadilan Uni Eropa juga masih memeriksa legitimasi European Super League.

Mereka kemungkinan baru mengumumkan hasil pemeriksaan itu paling cepat pada 2023.

Faktor-faktor di atas yang membuat tiga klub yang terancam sanksi masih bisa bernapas lega untuk sementara.

Juventus, Real Madrid, dan Barcelona pun tetap bisa berlaga di Liga Champions 2022-2023 jika mereka lolos.

Hanya saja, ada syarat yang harus mereka penuhi dari UEFA dan Pengadilan Arbitrase Olahraga (ECA).

Ketiga klub ini harus menerima sanksi yang sama dengan sembilan klub mantan peserta European Super League lain.

Beberapa bentuk sanksi itu termasuk memberikan 5 persen laba dari bermain di kompetisi Eropa, serta denda 15 juta euro (Rp 228 miliar).

Jika menolak, barulah UEFA berhak mencekal mereka ikut di Liga Champions 2023-2024.

European Super League menjadi wacana yang riuh bertiup di Eropa pada 2021.

Sebanyak 12 klub Eropa berniat membuat kompetisi sendiri untuk menandingi kompetisi besutan UEFA demi mendapatkan keuntungan hak siar lebih besar.

Mereka adalah enam wakil Liga Inggris; Manchester United, Manchester City, Liverpool, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Arsenal, serta Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid (Spanyol), serta Inter Milan, Juventus, dan AC Milan (Italia).

Wacana itu hanya bertahan 48 jam sejak diumumkan menyusul protes keras berbagai pihak, termasuk para suporter loyal masing-masing klub.

Satu per satu klub mundur dan meminta maaf, kecuali Real Madrid, Barcelona, dan Juventus yang masih bertahan.

(mzr/bsc)

Loading

Check Also

Donald Trump Terluka, Biden Mengutuk, Berikut Fakta-fakta Insiden Penembakan Itu

Jakarta, Mediaprospek.com – Sejumlah fakta pun terkonfirmasi terkait kandidat Presiden AS Donald Trump yang menjadi …