Para pemain AC Milan merayakan gol yang dicetak oleh Rafael Leao ke gawang Genoa pada pekan ke-33 Liga Italia 2021-2022 di Stadion San Siro, Jumat (15/4/2022). (MIGUEL MEDINA)

Liga Italia: AC Milan Raih Scudetto 2010-2011, Akankan Sama dengan Leicester City Musim Ini?

Mediaprospek.com – AC Milan sukses meraih scudetto pada musim 2010-2011, bila terulang pada musim ini, maka perjuangannya hampir sama dengan Leicester City di Liga Inggris.

Demikian paendapat yang dilontarkan eks penyerang timnas Italia, Antonio Cassano yang menilai peluang AC Milan untuk memenangkan gelar Liga Italia musim ini masih terbuka.

Bak sebuah keajaiban, bila Rossoneri juarai Liga Italia musim ini, ungkap Antonio Cassano mantan pemain AC Milan yang memenangi gelar scudetto pada musim 2010-2011.

Keberhasilan Milan tak lepas dari tangan dingin Massimiliano Allegri yang memegang kemudi pelatih.

Mereka juga nyaris mengalami musim yang sama dengan musim ini dengan persaingan ketat yang melibatkan Inter Milan dan Napoli.

Pada waktu itu, Milan berhasil menutup musim dengan meraih 82 poin dari 38 pertandingan.

Milan unggul 6 angka dari Inter Milan yang berada di posisi kedua, menyusul Napoli di urutan ketiga.

Para pemain AC Milan, Stefano Pioli dan staf pelatih merayakan kemenangan di San Siro usai menundukkan Lazio 3-2 pada lanjutan laga Liga Italia 2020-2021, Rabu (23/12/2020) atau Kamis dini hari WIB.
Para pemain AC Milan, Stefano Pioli dan staf pelatih merayakan kemenangan di San Siro usai menundukkan Lazio 3-2 pada lanjutan laga Liga Italia 2020-2021, Rabu (23/12/2020) atau Kamis dini hari WIB. (TWITTER.COM/ACMILAN)

Sejatinya, Milan berpeluang untuk mengakhiri paceklik gelar Liga Italia musim lalu.

Sempat mengawali kompetisi dengan apik, laju I Rossoneri besutan Stefano Pioli mulai menurun penampilannya di pertengahan paruh kedua.

Alhasil scudetto pun berhasil direbut oleh Inter Milan yang dinakhodai oleh Antonio Conte.

Inter berhasil menutup musim lalu dengan keunggulan poin yang jauh dengan Milan mengingat mereka mengumpulkan 91 poin sementara rivalnya hanya mengoleksi 79 poin.

Kini, kans untuk memenangkan Liga Italia terbuka lebar untuk Milan meskipun mereka harus kembali bersaing sengit dengan Inter Milan dengan terpaut dua poin.

Milan masih memimpin puncak klasemen dengan perolehan 74 poin sementara Inter membuntutinya dengan koleksi 72 poin, menyisakan satu laga.

Andaikata Inter berhasil meraih kemenangan atas Bologna dalam laga tunda giornata ke-20, Selasa (28/4/2022) atau Rabu pukul 01.15 WIB, maka pasukan Simone Inzaghi bakal mengambil alih capolista dari tangan Milan.

I Nerazzurri bakal memuncaki klasemen dengan perolehan 75 poin, unggul satu angka dari Milan.

Persaingan dua klub asal kota Milan tersebut diprediksi sengit hingga akhir musim dengan menyisakan empat laga tersisa.

Terkait peluang Milan, Cassano melihat prestasi mantan timnya itu bakal seperti kisah heroik dari Leicester City di Liga Inggris.

Leicester City ibarat sebuah dongeng di Liga Inggris dengan kesukesan memenangkan gelar Premier League pada musim 2015-2016.

The Foxes besutan Claudio Ranieri bukanlah tim unggulan pada waktu itu.

Mereka harus bersaing dan dihadang tim-tim mapan kala itu seperti Manchester City, Liverpool, Manchester United, Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Chelsea.

Namun, berkat kerja keras dan polesan apik dari Claudio Ranieri, Leicester akhirnya meraih gelar pertamanya sebagai kampiun Liga Inggris 2015-2016.

“Jika Milan memenangkan gelar scudetto, itu akan menjadi keajaiban, sebanding dengan kisah Leicester City,” kata Cassano kepada Bobo TV seperti dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

“Banyak yang memperkirakan Milan akan finis di posisi keempat atau kelima, tetapi mereka masih menjadi pemimpin klasemen.”

“Paolo Maldini mengatakan sesuatu yang benar, Milan telah memenangkan scudetto dua kali dalam 20 tahun terakhir.”

“Itu tidak akan sama dengan Leicester, tetapi sesuatu yang sangat mirip.”

“Melihat pemain Milan, Anda tidak bisa melihat tim yang bisa memenangkan gelar.”

“Apa yang Stefano Pioli lakukan sungguh luar biasa dan saya senang bahwa dua klub yang paling pantas mendapatkannya sedang memperebutkan gelar,” tutur Cassano mengakhiri.

(mzr/bsc)

Check Also

Final Liga Champions: Mantan Pemain Penyerang Liverpool dan Real Madrid Sebut Eksploatasi Vinicius

Mediaprospek.com – Mantan penyerang Liverpool dan Real Madrid Michael Owen memperkirakan jalannya pertandingan final Liga …