Ketua JMSI Kalsel Milhan Rusli (tengah) pada acara syukuran sekaligus rapat koordinasi JMSI Kalsel, Sabtu (29/1/22) di Banjarmasin. (Foto/Mzr)

JMSI segera Lakukan Penertiban Organisasi

Banjarmasin, mediaprospek.com    – Setelah resmi menjadi konstituen Dewan Pers yang ke 11 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dalam waktu dekat ini, akan segera melakukan penertiban organisasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjadi sebuah organisasi yang besar, kuat dan solid. Sebagai organisasi elit yang punya kekuatan besar, keberadaan JMSI dinilai mempunyai nilai tawar yang diperhitungkan dalam membuat kebijakan pemerintah daerah.

Sebagai penguatan organisasi maka langkah pertama yang segera dilakukan adalah penertiban organisasi sampai ke daerah-daerah, agar struktur kepengurusannya adalah orang yang betul-betul kompeten. Kedua, melakukan penyeleksian anggota, di mana setiap anggota harus benar-benar memiliki rasa peduli kepada organisasi. Ketiga, terus melakukan pelatihan kepada anggotanya.

“Maka dalam hal ini JMSI pusat telah melakukan terobosan kerjasama dengan beberapa universitas untuk mencetak tenaga penguji, sehingga tidak lagi terjadi krisis penguji dan dapat melaksanakan pelatihan sendiri, dalam hal ini uji kompetensi wartawan (UKW),” kata Ketua JMSI Kalsel Milhan Rusli pada acara syukuran sekaligus rapat koordinasi, Sabtu (29/1/22) di Banjarmasin.

Berbicara mengenai kekuatan, karena JMSI di dalam anggotanya adalah sebagai pemilik media atau orang yang mempunyai kebijakan dalam perusahaan itu. Sedangkan untuk JMSI Kalsel sendiri yang beranggotakan 27 media telah terbentuk perwakilannya di daerah seperti di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Tabalong dan Hulu Sungai Utara (HSU) dan sesegeranya Kabupaten Tanbu (Tanbu) yang katanya sudah siap kepengurusannya. Perwakilan di daerah akan memperkuat organisasi semakin solid namun dengan catatan perusahaan media itu harus telah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan Dewan Pers. Dan JMSI siap membantu para anggotanya untuk memfasilitasi kelengkapan persyaratan tersebut.

 

Para anggota JMSI Kalsel yang sebagian hadir saat mengikuti acara syukuran sekaligus rapat koordinasi, Sabtu (29/1/22) di Banjarmasin. (foto/Mzr).

 

Oleh karenanya evaluasi kepengurusan akan dikaji lagi, termasuk JMSI Kalsel di dalam struktur kepengurusannya diminta harus adanya dewan pakar. Dewan pakar ini idealnya harus dari akademisi, praktisi hukum dan dari orang Pers sendiri yang nanti dalam perjalanannya tidak terikat dengan kebijakan pemerintah daerah terutama saat pilkada. “Maka disinilah arti nilai tawar itu,” tandas Milhan Rusli.

Hadir dalam rapat Drs. Fathurrahman dan H. Lutfi Darlan yang keduanya juga selaku penasehat JMSI Kalsel, Fathurrahman mengatakan, keberadaan organisasi harus benar-benar bermanfaat bagi anggota, di mana organisasi itu mempunyai ukuran-ukuran yang dapat menyampaikannya kepada keberhasilan. Sinerginya jelas yang dapat dituangkan dalam MoU, kalaupun ada problem-problem, maka hal itu merupakan dasar yang bisa menjadi acuan. Karena seiring perkembangan informasi media online juga akan berhadapan dengan hukum, etika dan hak cipta.

Menurut Fathurahman, bicara Kalsel agar bisa menjadi hypermat berita, maka harus ada salah satu media yang fokus setiap harinya mengeksplor pada satu masalah berita saja, misalnya budaya. Inilah yang menjadi unggulannya, yang nantinya bisa menjadi aset virtual sekaligus menjadi aset JMSI, disamping organisasi itu dapat menyajikan apa-apa yang menjadi kebutuhan anggotanya dan para nitizen.

“Jadi Bagaimana kita bisa memanfaatkan “mainan” teknologi informasi ini dan juga bermanfaat bagi anggota JMSI di masa revolusi 4.0 ini,” ujarnya.

Sedangkan H. Lutfi Darlan secara panjang lebar menyampaikan untuk peningkatan kualitas media, menurutnya, perlu adanya kesepakatan untuk saling mendukung dalam hal mencantumkan atau barter backlink website di media masing-masing.

Wakil Ketua JMSI Kalsel Deny Setiawan, mengapresiasi apa-apa yang telah disampaikan Ketua JMSI Kalsel mengenai pentingnya disampaikannya struktur kepengurusan masing-masing media di semua daerah sebagai data base dan JMSI Kalsel sudah banyak membangun brand, baik secara online ataupun off line.

“Secara kebetulan juga Kalsel punyai tokoh di kancah Nasional seperti Ketua Umum HIPMI yang berasal dari Kalsel yang bisa diangkat menjadi pembina dan nara sumber dalam menggelar kegiatan-kegiatan seminar,” pungkasnya. (Ais/Mzr)

Loading

Check Also

Donald Trump Terluka, Biden Mengutuk, Berikut Fakta-fakta Insiden Penembakan Itu

Jakarta, Mediaprospek.com – Sejumlah fakta pun terkonfirmasi terkait kandidat Presiden AS Donald Trump yang menjadi …