(Foto: Ardian Fanani)

Awas! Penimbun Minyak Goreng Dpenjara 5 Tahun dan Denda Rp 5 Miliar

Jakarta, MediaProspek.com – Kini ada peringatan keras buat yang nekat menimbun minyak goreng. Pihak berwajib pun sedang mengawasi ketat pelaksanaan kebijakan minyak goreng Rp 14.000/liter.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan telah dibentuk tim monitoring ke wilayah untuk mencegah penimbunan minyak goreng.

“Polri membentuk tim monitoring ke wilayah, lakukan monitoring kegiatan produksi, distribusi dan penjualan minyak goreng, lakukan penindakan bila ada upaya aksi borong dan penimbunan, khususnya minyak goreng kemasan premium,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Ahmad menegaskan siapapun yang nekat menimbun minyak goreng, maka siap-siap di dijerat sanksi pidana penjara 5 tahun. Sanksi tersebut diatur dalam pasal 107 Undang-Undang nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan.

“Hal ini sesuai Pasal 107 UU No 7 Tahun 2014 tentang Penimbunan dengan ancaman 5 tahun atau denda 50 miliar,” kata Ahmad.

Ahmad menambahkan, Polri juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi agar membatasi setiap pembelian minyak goreng maksimal 2 liter.

“Berkoordinasi dengan Kemendag RI dan Dinas Perdagangan Provinsi/Kota/Kabupaten untuk mengeluarkan peraturan pelaksanaan/teknis penjualan minyak goreng satu harga, yakni Rp 14 ribu per liter yang dibatasi 2 liter setiap pembelian, guna antisipasi adanya aksi borong dan penimbunan,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengimbau kepada masyarakat, apabila ada keluhan dan harga yang tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah, Kementerian Perdagangan telah menyiapkan kontak pengaduan dengan membuka hotline khusus.

“Kami siap membantu seluruh pihak demi kelancaran implementasi kebijakan minyak goreng kemasan satu harga. Silakan apabila mengalami kendala atau mau menyampaikan keluhan, dapat langsung menghubungi hotline yang kami sediakan,” ujar Lutfi dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Sabtu (22/1/2022).

Saluran pengaduan yang bisa dihubungi masyarakat bisa melalui pesan Whatsapp (WA) di nomor 0812 1235 9337, surat elektronik ke hotlinemigor@kemendag.go.id. Bisa juga melalui konferensi video Zoom dengan ID 969 0729 1086 (password: migor). (mzr/dtc/kcm)

Check Also

Kylian Mbappe Perpanjang Kontraknya di PSG Karena Masih Terobsesi Gelar Juara Liga Champions

Jakarta, Mediaprospek.com – Trofi ‘Si Kuping Besar’ alias piala Liga Champions jadi obsesi penyerang Paris …