Ketua DPRD Kalsel, DR (HC). H. Supian, HK, S.H, M.H (foto/Mzr)

Kementerian ESDM Perintahkan PT.TCT Buka Portal Jalan Hauling KM 101 Tapin

Banjarmasin,  mediaprospek.com– Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM)  Republik Indonesia melalui Dirjend Mineral dan Batubara memerintahkan kepada PT Tapin Coal Terminal (TCT) agar segera membuka portal Jalan Hauling KM 101 di Kabupaten Tapin.

Permintaan tersebut tertuang dalam surat yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kalsel DR (HC). H. Supian, HK, S.H, M.H, di hadapan para wartawan dengan nomor surat : T-53/MB.05/DJB.B/2022 tentang Pembukaan Portal Ruas Jalan Angkut Dekat Underprass Km 101 Tapin, Kamis (6/12/21) di Banjarmasin.

Dirjen Mineral dan Batubara, Ridwan Djamaluddin dalam suratnya tersebut mengatakan, pembukaan portal dalam rangka mengamankan pasokan batubara untuk ketenagalistrikan demi kepentingan umum dan berdasarkan surat Direktur PT AGM No 337/DOR-AGM/SRK/XII/2021 tanggal 8 Desember 2021 perihal laporan permasalahan penutupan jalan angkut batubara PT Antang Gunung Meratus oleh PT TCT.

Serta berdasarkan rekomendasi pada berita acara peninjauan lapangan ruas jalan angkut batubara dekat underpass Km 101 pada 28 sampai dengan 29 Desember 2021, kepada manajemen PT. TCT agar segera membuka portal ruas jalan angkut batubara dekat underpass Km 101.

Permintaan itu dimaksudkan untuk kelancaran angkutan batubara PT AGM memenuhi pasokan batubara ke PLN, sampai adanya penyelesaian masalah status tanah di ruas jalan angkutan batubara dekat underpass Km 101 PT AGM dan PT TCT.

Surat dari kemeterian ESDM terkait perintah pembukaan jalan hauling Km 101 Tapin. (Foto/Mzr)

H. Supian HK menjelaskan, di dalam rapat yang menerbitkan surat dari Kementrian ESDM tersebut, dihadiri sebanyak 22 orang yang bertanda tangan. Termasuk ada delapan petinggi-petinggi yang mewakili Direktur Jenderal Mineral batubara, Inspektur Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Koordinator pengawasan teknik Mineral dan Batubara, Direktur Pengamanan Objek Vital Badan Pemeliharaan Keamanan Polri dan dari Polda Kalsel serta Direktur Utama PT Antang Gunung Meratus.

“Surat dari Kementrian ESDM tersebut baru ditanda tangani pada tanggal 5 kemarin dan hari ini kita terima, yang isinya memerintahkan agar kedua belah pihak membuka jalan Hauling yang ditutup tersebut. Dan surat ini akan menjadi landasan nantinya, dalam menyurati Polda Kalsel, sehingga dari Polda Kalsel baru bisa membuka garis police linenya,” Jelas H. Supian HK kepada para wartawan, kamis (6/12/21) di Banjarmasin.

Surat dari Kementrian ESDM sudah jelas yang isinya agar kedua belah pihak untuk membuka jalan Hauling yang ditutup. “Ini merupakan tindak lanjut dari rapat tertutup kemarin, yang terancam bilamana tidak ada kesepakatan, tidak bisa menguntungkan daerah,  maka perizinan perusahaan itu bisa ditinjau kembali,” ujar H. Supian HK.

“Oleh karenanya, dengan adanya surat dari Kementrian ESDM ini, kami mengharapkan agar kepada kedua belah pihak secepat mungkin meminta surat kepada Kapolda untuk segera membukanya,” tambah H. Supian, HK.

Selain itu H. Supian HK menyampaikan, kepada media dan LSM supaya jangan ada persepsi DPRD Kalsel  ini seolah-olah ada kewenangan. Dewan hanya dapat memfasilitasi, tidak ada hak untuknya, apalagi ini pemiliknya adalah dua perusahaan yang sangat besar.

Di samping itu, komunitas sopir angkutan batubara yang merasa dirugikan atas adanya penutupan jalan hauling tersebut bersepakat, apabila pihak manajemen PT TCT bersikeras menutup jalan itu, maka tidak ada jalan lain, para sopir akan menggunakan jalan negara dengan jarak sekitar 8 meter, untuk mengangkut batubara.

Kuasa Hukum Sopir Angkutan Batubara, Supiansyah Darham, SE.SH (foto/Ist)

Kuasa Hukum Sopir Angkutan Batubara, Supiansyah Darham, SE.SH, menegaskan, setelah adanya surat itu, kemudian pihak PT TCT tetap bersikeras menutup jalan hauling, berarti Kementerian ESDM juga tidak berdaya menghadapi manajemen PT. TCT.

Namun demikian, lanjutnya, jika jalan hauling tetap ditutup, tidak ada pilihan bagi para sopir angkutan batubara untuk bisa bertahan hidup memenuhi kebutuhan keluarga, para sopir akan melintasi jalan negara.

“Hasil diskusi dengan para sopir angkutan, mereka bersepakat akan melintasi jalan negara sejauh sekitar 8 meter, hanya menyeberang jalan. Karena mereka semua butuh pekerjaan, butuh makan, butuh menghidupi keluarga,” ujarnya. (Ais/Mzr)

 

 

 

Loading

Check Also

Donald Trump Terluka, Biden Mengutuk, Berikut Fakta-fakta Insiden Penembakan Itu

Jakarta, Mediaprospek.com – Sejumlah fakta pun terkonfirmasi terkait kandidat Presiden AS Donald Trump yang menjadi …