Nilai Pancasila : Wakil Ketua DPRD Prov.Kalsel M. Syaripuddin, S.E.,M.AP, saat melaksanakan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, di Sanggar Pramuka Jalan Mawar Kelurahan Kandangan Utara,  di Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin  (22/11).  (Foto /Fad/Rom)

Peran Anak Muda dalam Bergotong-Royong merupakan Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila

HSS, mediaprospek.com–Di saat musim pandemi Covid-19 ini, semua pihak masyarakat, kelompok serta organisasi dapat saling bahu membahu tolong menolong satu sama lain. Tidak hanya masyarakat, anak-anak muda pun dapat ikut bergotong royong untuk saling membantu, ini adalah merupakan pengamalan nilai-nilai pancasila yang sudah dijalankan sehari-harinya.

Wakil Ketua DPRD Prov.Kalsel M. Syaripuddin, S.E.,M.AP, mengatakan hal itu saat memberikan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, bertempat di Sanggar Pramuka Jalan Mawar Kelurahan Kandangan Utara,  di Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin  (22/11).

Bang Dhin, Waket DPRD Kalsel ini biasa disapa, mengatakan dalam kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, akan selalu menghadirkan orang-orang yang berprestasi sebagai narasumber sehingga pancasila dapat diimplementasikan, tidak hanya menjadi jargon saja, ucapnya.

Seperti dalam sosialisasi, Bang Dhin, menghadirkan Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, S. AP, MA, Ustaz DR.Diny Mahdani, SHI.M.,M.PD.I., Habib Hadid AlAydrus, S.SOS, M.M (Pimpinan Ponpes Darul Hadid), yang juga dihadiri Dewan Kerja Cabang, Ambalan, Kwarcab Pramuka Hulu Sungai Selatan.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, S. AP, MA, dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda.

Ia mengatakan persoalan berbangsa dan bernegara harus terus disosialisasikan. Ini adalah upaya untuk meningkatkan semangat dalam berbangsa dan bernegara, mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Generasi yang berbeda dibanding dulu, yang mana dihadapkan persoalan kompleks. Nilai gotong royong sudah mulai tidak dirasakan, karena pengaruh perkembangan teknologi informasi digital, yang mana bisa dijawab dengan gadget.  Itulah yang menjadi pembatas dan jarak bagi kehidupan sosial generasi penerus bangsa.

“Yang terpenting adalah kita lebih perduli dengan persoalan bangsa ini, oleh karena itu Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan agar lebih baik,” tutupnya (Mzr/Fad/Rom).

Loading

Check Also

Menang di All England, Kini Tim Bulu Tangkis Indonesia Berjuang di Piala Thomas dan Uber Cup 2024

Mediaprospek.com – Tim bulu tangkis Indonesia akan berlaga di Piala Thomas-Uber Cup 2024 yang bakal …