Media Harus Menjaga Marwahnya

Verifikasi JMSI  Kalsel : Usai verifikasi Faktual JMSI Kalsel yang dikawal Sekjen JMSI Pusat Mahmud Marhaba (paling kanan), seluruh anggota JMSI Kalsel yang medianya sudah diverifikasi pada hari Kamis dan Jumat, (1-2/10/21) kemaren, berfoto bersama dengan Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Ahmad Djauhar (tengah baju putih bertopi) di samping kanannya Ketua JMSI Kalsel Milhan Rusli dan Sekretaris Dewan Pers Uci Sri Lestari (sebelah kiri). (Foto/Eet)

Banjarmasin, mediaprospek.com–Media harus menjaga marwahnya (martabatnya), tidak selalu meminta-minta ke pemerintah dan sebagainya. Media yang berkualitas memiliki basis pembaca yang kuat yang dapat  dimonetisasi, bisa dijual ke pemilik iklan dan pemilik produk atau jasa dan sebagainya.

Kalau media hanya menggantungkan diri kerjasama dengan pemerintah atau Pemda, maka hasilnya media itu hanya dapat remah-remah. Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Ahmad Djauhar didampingi Sekretaris Dewan Pers Uci Sri Lestari, mengatakan hal itu, usai melakukan verifikasi Faktual kepada Jaringan Media Siber Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (JMSI Kalsel), Sabtu (2/10/21) di Banjarmasin.

Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Ahmad Djauhar, menyerahkan berkas verifikasi kepada Ketua JMSI Kalsel, Milhan Rusli, disaksikan Sekjen JMSI Pusat, Mahmud Marhaba (nomor satu kanan). (Foto/Mzr)

Verifikasi faktual ini dikawal Sekjen JMSI Pusat, Mahmud Marhaba dan dihadiri seluruh anggota JMSI Kalsel yang medianya sudah diverifikasi pada hari Kamis dan Jum’at (1-2/10/21) kemaren.

Ketua JMSI Kalsel, Milhan Rusli, ketika menandatangani berkas verifikasi di hadapan Ahmad Djauhar dan disaksikan Mahmud Marhaba (Foto/Mzr)

Ahmad Djauhar menjelaskan, pada verifikasi Faktual ini JMSI ingin menjadi konstituen di Dewan Pers. Untuk menjadi konstituen di Dewan Pers, Dewan Pers harus meneliti benar tidaknya JMSI ini punya cabang di seluruh Indonesia sesuai dengan persyaratannya, misalnya dia terwakili di setengah N + 1 wilayah Provinsi di Indonesia.

Di mana di Indonesia ada 34 provinsi, maka separuhnya ada 17 + 1, yang berarti harus ada minimal 18 cabang, supaya kehadirannya mengakar tidak  hanya elitis. Seperti PWI, AJI, SPS, yang di mana-mana orang sudah mengetahuinya. “Tapi JMSI ini kan masih relatif baru, bahkan lahirnya di provinsi ini, oleh karenanya harus ada keterwakilannya di 18 provinsi,” kata Ahmad Djauhar.

Oleh karenanya, Ahmad Djauhar menandaskan, untuk menuju media yang profesional, maka media itu harus punya sikap dan kemandirian. Caranya yaitu wartawannya harus smart/pintar, tidak  menjadi jongos atau pemungut press rilis.

“Wartawan harus berfikir cerdas, bila dapat berita press rilis, maka berita itu harus diperdalam lagi. Kemudian dilengkapi datanya dan sebagainya, tidak sekedar memindahkan, yang ujung-ujungnya menjadi jongos, tidak  ada intelektualitasnya sama sekali,” ujar Ahmad Djauhar.

Kemudian meskipun media itu bekerjasama dengan Pemda dan sebagainya, media itu harus memposisikan diri sesuai dengan fungsi pers. Apa itu fungsi pers, pertama, menyebarkan informasi terverifikasi, yang merupakan amanat undang-undang.

Kedua, mengedukasi masyarakat, Ketiga, memberikan hiburan kepada masyarakat. Keempat, melakukan kritik sosial (sosial control), termasuk mengkritik misalnya kebijakan Pemda yang tidak tepat.

“Media harus punya kemandirian, supaya tidak dipendensinya terhadap suatu pihak  tidak terlalu tergantung. Dia punya netralitas dan berani melakukan kritik termasuk kritik terhadap LSM, kepada siapapun termasuk kelompok masyarakat tertentu, karena itu fungsi kontrol,” ujar Ahmad Djauhar.

“Jika media tidak mempunyai kemandirian, ya nantinya tidak akan mampu mengkritik, menjalankan sosial kontrolnya, karena sudah terlanjur kerjasama dengan Pemda,” pungkas Ahmad Djauhar. (Ais/Mzr)

 

Loading

Check Also

Dini Hari Nanti, Arsenal Vs Chelsea di Pekan ke-29 Liga Inggris, Berikut Laga Lainnya dan Klasemen

Mediaprospek.com – Sesuai jadwal, dini hari nanti di lanjutan Liga Inggris pekan ke-29, Arsenal akan …