Optimis, Komitmen bank kalsel mengenai Ketercukupan Modal Rp.3 Trilyun di Tahun 2024 Bisa Tercapai

Optimis tercapai : Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo saat membahas Komitmen bank kalsel mengenai Ketercukupan Modal Rp.3 Trilyun di Tahun 2024 bisa Tercapai, (Foto/humasdprdkalsel)

Banjarmasin, mediaprospek.com Komisi II DPRD Kalsel menggelar rapat dengan mengundang Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Biro Hukum, Biro Ekonomi Prov. Kalsel, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel dan para Komisaris bank kalsel untuk mencapai kesepakatan modal Rp.3 Trilyun di tahun 2024, acara digelar di lantai empat Aula gedung baru DPRD Kalsel, Kamis, (9/9/21), siang.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo, usai rapat kepada wartawan, mengatakan, “Kita ingin pada rapat ini semua pihak sepakat untuk mencapai kesepakatan, tidak ada istilahnya bersepakat untuk tidak bersepakat,” ujarnya.

Mengenai deviden, seperti yang telah dijelaskan, baik pihak bank kalsel ataupun Bakeuda, akan dikembalikan untuk penambahan penyertaan modal. Diperkirakan deviden pada tahun 2024 akan terkumpul Rp.725 Milyar, ditambah dengan reinventasi bank kalsel sendiri, kekurangannya diperkirakan hanya Rp.65 Milyar.

Juga telah disepakati, dengan kepala daerah agar bank kalsel jangan sampai menjadi BPR. Keuntungannya pun tetap ada, namun keuntungan itu dijadikan untuk penambahan penyertaan modal di bank kalsel.

Membahas mengenai PT Jamkrida (Penjaminan Kredit Daerah) Kalsel, khususnya mengenai broker, Imam mengatakan, ada beberapa hal khusus yang perlu dikaji, karena Jamkrida ini adalah anak kandung dari Pemprov. Telah disampaikan, sudah ada titik temu untuk menyelesaikan semua tanggungan-tanggungan, maka oleh Komisi II, hal itu diminta untuk diuji coba selama satu atau dua tahun.

“Hal ini juga dikarenakan modalnya yang terlalu kecil yaitu hanyar sebesar Rp. 70 Milyar, sehingga tidak bisa bergerak dengan leluasa, idealnya Jamkrida memerlukan modal sebesar Rp.200 Milyar,” jelas Imam Suprastowo.

“Produk-produknya juga terbatas karena hanya bisa mengambil di bank kalsel dan BPR, ke bank umum tidak bisa, karena yaitu tadi kekurangan modal,” pungkas Imam Suprastowo. (Mzr).

Check Also

Warga Minta Renovasi Rumah Ibadah dan Perbaikan Jalan

Berfoto bersama : Usai dilaksanakannya reses, warga Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, berfoto bersama dengan Ketua …