Perubahan APBD TA 2021 Diharapkan Mampu Akomodir Kebutuhan Pembangunan Daerah dan Tangani Covid-19 secara Maksimal

Usai penandatanganan kesepakatan bersama kepala daerah dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tentang KUPA PPAS perubahan APBD Provinsi Kalimantan Selatan tahun anggaran 2021, Rabu, (1/09/2021) di  ruang rapat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur dan Wagub kalsel berfoto bersama para Pimpinan DPRD Kalsel. (Foto/HumasDPRDKalsel).

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noorketika menyampaikan  pidato perdananya (kiri) dan H. Muhidin (kanan). (Foto/HumasDPRDKalsel)

Banjarmasin, mediaprospek.com— Perubahan APBD tahun anggaran 2021 diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan pembangunan daerah sesuai dengan prioritas yang telah direncanakan. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dalam pidato perdananya pada masa jabatan 2021-2024 dan penandatanganan kesepakatan bersama kepala daerah dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tentang KUPA PPAS perubahan APBD Provinsi Kalimantan Selatan tahun anggaran 2021, pada rapat paripurna, Rabu, (1/09/2021) di  ruang rapat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor di hadapan segenap anggota Dewan yang hadir dan yang hadir secara virtual, juga menyampaikan gagasan utamanya untuk pembangunan di Kalimantan Selatan.

Proses demokrasi yang demokratis telah mengantarkan H. Sahbirin Noor bersama H. Muhidin terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, dan secara resmi telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di istana negara. Kini mandat sebagai gubernur dan wakil gubernur, telah diterimadengan iringan doa dan harapan, kepemimpinan di periode yang kedua diharapkan mampu memberikan pengabdian terbaik untuk banua dan rakyat Kalimantan Selatan.

“Semoga kami mampu melanjutkan “lintasan meraton” pembangunan hingga garis “finis pembangunan” di tahun 2024,” ujar H. Sahbirin.

H. Sahbirin menandaskan lima tahun meraton pembangunan, yang dimulai sejak 12 februari 2016, hingga sekarang ini, telah membuahkan hasil yang cukup memuaskan, diantaranya, Kalsel mampu meningkatkan IPM dari 69,5 menjadi 70,91, Kalsel bisa menurunkan angka pengangguran dari 4,92 persen menjadi 4,33 persen, Kalsel mampu meraih SAKIP dengan nilai A. Kemudian Kalsel berhasil mempertahankan opini dari BPK selama delapan tahun berturut-turut.

H. Sahbirin Noor juga menjelaskan, kondisi infrastruktur jalan, jembatan dan bendungan, juga semakin baik dan terus meningkat secara kuantitas. Sementara itu, sektor pertanian, perkebunan dan peternakan juga berkembang pesat dan mampu menembus pasar ekspor.

“Capaian yang baik ini, sudah selayaknya kita lanjutkan secara konsisten. Karena itu dalam melanjutkan pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan ke depan, capaian pembangunan sebelumnya, akan disandingkan dengan tantangan dan peluang dari perpindahan ibukota negara ke Kaltim dan keberadaan  food estate di Kalteng, sebagai  pertimbangan dalam menentukan arah dan gagasan pembangunan,” kata H. Sahbirin Noor.

“Saya juga ingin menegaskan di forum rapat paripurna ini, bahwa arah dan gagasan utama pembangunan ke depan, terangkum dalam visi Banua Maju Kalsel Maju (makmur sejahtera dan berkelanjutan). Makmur sejahtera mengandung pengertian terpenuhinya kebutuhan masyarakat, jasmani, rohani, aman dan sentosa. Sedangkan berkelanjutan mengandung pemaknaan pembangunan dengan memperhatikan keseimbangan antara sosial, ekonomi dan lingkungan,” ujar H. Sahbirin.

Demi mewujudkan Visi Banua Maju Kalsel Maju, ada lima misi yang dirancang untuk diwujudkan dalam gerak pembangunan yaitu:

  1. Membangun sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur.
  2. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
  3. Memperkuat sarana dan prasarana dasar dan perekonomian.
  4. Tata kelola pemerintahan yang lebih fokus pada pelayanan publik.
  5. Menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan bencana.

“Kami menyadari, bahwa mewujudkan visi dan misi pembangunan bukan tugas yang mudah. Namun, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,  mencapai visi dan misi itu akan menjadi mudah dan bukan suatu kemustahilan. Oleh karena itu, sejak saat ini kami meminta dukungan dan kerjasama dari DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, untuk nantinya bersama-sama mengelola pemerintahan di banua ini secara transparan dan akuntabel, termasuk menyusun RPJMD yang sebaik-baiknya untuk pembangunan banua Kalimantan Selatan,” harap H. Sahbirin.

“Dukungan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ulama dan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat juga sangat kami harapkan, sehingga suasana kondusif di banua ini tetap terpelihara dan percepatan pembangunan bisa kita wujudkan, demi mencapai kehidupan masyarakat yang makmur dan sejahtera,” pinta H. Sahbirin.

“Kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya kepada  para Alim Ulama, mohon restu dan doanya  agar bisa menjadi pemimpin yang baik dan pemimpin yang diberikan kekuatan untuk mewujudkan kemaslahatan bersama,” pinta H. Sahbirin.

“Melalui  perubahan APBD tahun anggaran 2021 ini, kita berupaya agar  penanganan pandemi covid-19 di daerah kita lebih maksimal, baik di sektor kesehatan, sosial, ekonomi maupun, pendidikan,” tambah H. Sahbirin. (Mzr)

 

Loading

Check Also

Menang di All England, Kini Tim Bulu Tangkis Indonesia Berjuang di Piala Thomas dan Uber Cup 2024

Mediaprospek.com – Tim bulu tangkis Indonesia akan berlaga di Piala Thomas-Uber Cup 2024 yang bakal …