Dewan Kalsel Tunda Studi Banding Pemekaran Gambut Raya

Ketua DPRD Kalsel DR (HC) H.Supian, HK, S.H, M,H (Foto/Mzr)

Banjarmasin, mediaprospek.com–DPRD Kalsel terpaksa menunda kunjungan kerja (Kunker) ke Kapuas, Prov. Kalteng dalam rangka studi Banding Pemekaran Gambut Raya.

Pasalnya, meningkatnya angka kasus Covid-19 di Kalteng terutama masuknya varian baru dari virus tersebut membuat Pemerintah setempat mengambil kebijakan dengan melakukan penyekatan atau pembatasan keluar masuk orang.

Selain itu dengan adanya imbauan dari Pemda agar tidak melakukan kunjungan kerja ke luar daerah maka Dewan sepakat untuk menunda sampai situasi dan kondisi yang memungkinkan.

“Hal ini membuat DPRD Kalsel turut menunda niatnya untuk memperdalam kajian mengenai Pemekaran Gambut Raya yang dilaksanakan,” ujar Ketua DPRD Kalsel DR (HC) H.Supian, HK, S.H, M,H., yang juga selaku Ketua Pemekaran Gambut Raya Kalsel

H. Supian sapaan akrabnya, menandaskan, pihaknya telah merencanakan kunjungan ini dan telah mendapat respon diterima untuk melakukan studi banding dari Pemerintah Kapuas.

“Sebenarnya keberangkatan ini sudah dijadwalkan, Sekda dan Bupati juga menerima namun harus kita tunda,” ujar H. Supian.

Adapun yang dijadwalkan berangkat ke Kapuas yaitu dari DPRD Kalsel, DPRD Kabupaten Banjar dan Ketua Pemekaran Gambut Raya Kalsel.

“Kami akan lanjutkan kembali jika pandemi Covid-19 melandai dan kondisi memungkinkan,” ucap H. Supian.

Selain itu, Kalsel juga melakukan penyekatan daerah dan tidak sembarang orang bisa masuk ke Kalsel. “Kita membatasi orang masuk ke Kalsel dan disana juga dilakukan penyekatan masa kita melanggar,” kata H. Supian.

Menurutnya Pemerintah Kapuas juga melakukan hal yang sama, terjadi pemekaran wilayah menjadi Kab. Gunung Mas, Kab. Pulang Pisau dan Kab. Kapuas yang dulunya satu kawasan. (My/mZ)

 

Loading

Check Also

Donald Trump Terluka, Biden Mengutuk, Berikut Fakta-fakta Insiden Penembakan Itu

Jakarta, Mediaprospek.com – Sejumlah fakta pun terkonfirmasi terkait kandidat Presiden AS Donald Trump yang menjadi …