Desa Pantai Harapan Terisolir dan Sangat Memprihantikan, Perlu Dibangun Jalan dan Jembatan

Anggota DPRD Kalsel Imam Kanafi, Firman Yusi bersama rombongan Unit Reaksi Cepat (URC) Mandala Tabalong ketika menuju Desa Pantai Harapan (foto/Ist)

 Banjarmasin, mediaprospek.com–Melihat kondisi pasca banjir di Desa Pantai Harapan, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dalam mengawal bantuan dari Unit Reaksi Cepat (URC) Mandala Tabalong. Dengan disambut Kasat Polair Supriyanto, perjalanan menuju desa ini tidaklah mudah, karena jalannya tidak dapat dilalui dengan menggunakan roda empat dan harus menggunakan roda dua. Namun para rombonganpun harus turun dari roda dua, apabila melalui jembatan yang bergoyang, yang selanjutnya menggunakan perahu atau kelotok untuk sampai ke tujuan dalam menyerahkan bantuan tersebut.

Setelah sampai wakil rakyat dari Fraksi PKS DPRD Kalsel, Imam Kanafi dan Firman Yusi beserta rombongan URC Mandala Tabalong disambut oleh Kepala Desa, namun setelah sampai dan melihat suasana di Desa Pantai Harapan ini, menurut Imam, keadaan warga desa ini sangat memprihatinkan dan terisolir. Karena diketahui pekerjaan para warga sebagian besar hanyalah nelayan. Di mana mereka tidak dapat meningkatkan perekonomiannya karena akses jalan kurang memadai dan jembatannya yang tidak ada.

“Aspirasi mereka adalah menginginkan agar dibangunkan jalan menuju desanya,  baik itu oleh Pemprov Kalsel ataupun Pemkab Tala setempat. Jalan ini sangat berguna bagi warga, karena akan dapat meningkatkan perekonomian mereka,” ujar Imam Kanafi kepada Prospek, rabu, (24/02/02021).

“Jalan inilah yang menjadi kendala bagi warga, karena mereka tidak bisa menggunakan jalan untuk menjual hasil tangkapannya. Selain itu, mereka juga ingin dibangunkan jembatan, karena jembatan kayu yang ada telah lama rusak,”  jelas Imam Kanafi.

Jumlah warga Desa Pantai Harapan ada sekitar 1000 jiwa lebih atau sekitar 500 KK, diketahui dalam seminggu pasca bencana banjir, walaupun tidak terkena dampak banjir, warga sangat kesulitan dalam mendapatkan bahan pokok dan gas elpiji.

Pemkab Tala pernah meninjau lokasi warga tersebut, namun kata Imam, sepertinya aspirasi warga belum diwujudkan atau direalisasikan. “Kemungkinan Pemkab terbentur anggaran dalam membangun jalan dan jembatan tersebut, yang menghubungkan dua desa, Desa sungai Rasau dan Desa Pantai Harapan,” tandas Imam.

Harapan Imam Kanafi, jika kewenangan dalam membangun jalan dan jembatan tersebut adalah porsinya Pemkab, hendaknya ditindaklanjuti sesegera mungkin. Namun jika itu kewenangannya, ada pada Provinsi, maka akan ia perjuangkan,  “Dan ini bisa melalui dana desa tertinggal,” tukas Imam. (Ais/Mzr)

 

 

 1,110 total views,  2 views today

Check Also

Puslitbang Polri Sambangi Ditlantas Polda Kalsel, Lakukan Penelitian Optimalisasi Kamseltibcarlantas TA.2021

(Foto/dok.humaspoldakalsel) Banjarmasin, mediaprospek.com–Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian “Optimalisasi Tingkat Keselamatan, Ketertiban dan …