Ranperda Jasa Lingkungan Hidup Jaga SDA dan Berikan Manfaat bagi Masyarakat

H. Gt. Abidinsyah, S.Sos. MM (foto/Mzakir)

Banjarmasin, mediaprospek.com—Pansus Komisi III DPRD Kalsel pada hari Rabu (24/02/2021) telah mengadakan rapat pemantapan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Jasa Lingkungan Hidup.  Sebelumnya Pansus komisi III telah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke beberapa daerah seperti di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Kalimantan Timur (Kaltim) untuk pendalaman dalam membahas Ranperda tersebut. Diharapkan pada bulan maret ke depan dapat difinalkan.

Ketua Pansus III, H. Gt. Abidinsyah, S.Sos. MM, mengatakan, pembahasan Ranperda Jasa Lingkungan Hidup bertujuan agar pengelolaan sumber daya alam (SDA) Kalsel dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.

Karena, selama ini diketahui pengelolaan sda di Kalsel dikuras habis-habisan. Eksploitasi sda dilakukan oleh orang-orang yang tidak mempunyai izin dan sebagainya, sehingga diperlukan adanya pembatasan-pembatasan, seperti dengan Perda ini nantinya akan dapat menjaga , jika tidak, maka kemungkinan besar sda Kalsel akan cepat habis.

“Nantinya dengan adanya Perda Jasa Lingkungan Hidup ini akan bisa menekan, supaya sda kita ini jangan cepat terkuras habis. Di dalam Ranperda telah memenuhi semuanya, baik untuk pengelolaan  lingkungan, termasuk manfaat lingkungan itu harus dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena selama ini pengelolaannya banyak yang tidak dirasakan oleh masyarakat, paling tidak hanya sebagian saja,” kata H. Gt Abidinsyah.

“Karena dalam prakteknya di lapangan nanti, Perda akan melihat kepada pertimbangan-pertimbangannya, apakah sebuah izin itu seperti dalam pertambangan dan lainnya, akan dilihat dari segi manfaatnya dulu. Karena jika dalam pengerukan pertambangan, mengeruk sampai kedalaman 10-20 meter, itukan tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Maka hal demikian tidak akan disetujui,” ujar H.Gt. Abidinsyah. (Mzr)

Loading

Check Also

Yuk! Cek Tarif Listrik Terbaru dari PLN yang Mulai berlaku Awal Agustus 2024

Mediaprospek.com – Jelang akhir Juli 2024, kembali lagi Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya …