Komisi IV Usulkan Raperda Perlindungan Lansia

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H. Lutfi Saipuddin, (Foto/Yun)

Banjarmasin, mediaprospek.com–Dilatarbelakangi dengan keberadaan masyarakat lanjut usia (Lansia) yang dirasa belum terlindungi, selain itu juga banyak kejadian-kejadian lansia yang nasibnya di hari tua tidak terurus, jauh dari keluarga dan sebagainya. Tentu ini harus diperlukan kehadiran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.  Maka dari Komisi IV DPRD Kalsel mengusulkan Rancangan peraturan daerah (Raperda) terhadap masyarakat lanjut usia. Ketua Komisi IV H. Lutfi Saipuddin mengatakan kepada Prospek, Rabu (11/11/2020) di Banjarmasin.

H. Lutfi Saipuddin mengatakan, Komisi IV ingin memberikan kepedulian terhadap para masyarakat lanjut usia yang nasibnya tidak seberuntung orang tua yang ada di rumah. “Ini yang diperlukan, sebuah payung hukum agar benar-benar bisa terpayungi, dalam langkah-langkah untuk melindungi para orang tua lanjut usia. Karena jujur saja, yang namanya manula tentu hampir sama seperti disabilitas, tentu saja banyak sekali keterbatasan, terutama fisik,” ujar H. Lutfi Saipuddin.

“Oleh karena itu, akan dirumuskan apa-apa saja yang bisa diberikan kepada lansia, salah satu contoh mungkin di dalam Raperda, diusulkan bagi lanjut usia yang berumur 65 tahun ke atas,  bisa dibebaskan membayar iuran BPJS. Salah satu contohnya yang diharapkan seperti itu,” tandas H. Lutfi Saipuddin.

“Kita tidak ingin lagi mendengar banyak orang tua-orang tua terlantar di pinggir-pinggir jalan, sakit, bahkan diketahui kemarin-kemarin ada yang sempat meninggal tidak terurus, tidak tahu keluarganya di mana,” kata H. Lutfi Saipuddin.

“Komisi IV ingin memberikan sebuah solusinya, bagaimana bisa melindungi, karena bagaimanapun keselamatan semua di dunia ini tergantung kepada para orang tua, do’a orang tua sangat penting,” ucap H. Lutfi Saipuddin.

“Termasuk yang di panti-panti jompo, kita lihat kalau sekarang perlakuan di panti-panti jompo standarisasi, di panti jompo, mungkin kalah jauh dengan standar yang kita berikan contoh saja di sekolah banua,” imbuh H. Lutfi Saipuddin.

“Untuk konsumsi mereka sehari-hari, kalau dilihat, saya mungkin tidak menyebutkan nilainya tapi ini sangat tidak wajarlah seperti itu, apalagi sebetulnya mereka dalam usia yang lanjut memerlukan gizi yang lebih agar daya tahan tubuh mereka dan sebagainya bisa betul-betul terjaga,” ungkap H. Lutfi Saipuddin.

“Jadi ini maksud kami dari Komisi IV hadir bahwa kita jangan sampai melupakan orang tua-orang tua kita lansia. Rencananya kami pertama, komporasi ke Surabaya dan mungkin Ke Bandung Jawa Barat, karena mempunyai Perda yang serupa. Jadi kesana kami ingin menambah wawasan, menambah informasi, mengumpulkan bahan keterangan sehingga kita bisa menyempurnakan Raperda ini. (Ais/Mzr).

 355 total views,  1 views today

Check Also

STIEPAN Buka Kesempatan Penghulu Kuliah Lagi

(Foto/Ist) Paringin,  mediaprospek.com – Kesempatan belajar selalu terbuka bagi siapa saja, tidak memandang usia. Sepanjang …