Tiga Desa Proklim Tanah Laut Diverifikasi Tim  BPPIKHL

Restu Dwi A.Prasetyo  Tim verifikasi BPPIKHL

Pelaihari, mediaprospek.com -Sebanyak Tiga (3) Desa yang berbeda di Kabupaten Tanah Laut di verifikasi tim Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Kalimantan. Hal ini bertujuan sebagai penilaian perkembangan program Kampung Iklim di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan.

Desa yang diverifikasi ini yaitu Desa Tirta Jaya Kec. Bajuin, Desa Sumber Jaya Kec.Kintap dan Desa Asri Mulya Kec. Jorong kedatangan Tim Verifikator dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait tindak lanjut penilaian Program Kampung Iklim (Proklim).

Dalam kondisi hujan deras kedatangan Tim verifikator KLHK didampingi Kepala DPRKPLH Tanah Laut H.M. Mursy disambut hangat oleh Kepala Desa Tirta Jaya Bambang Subagyo di Balai Desa Tirta Jaya, Rabu (2/9/2020).

Mengawali kegiatan verifikasi di Desa Tirta Jaya,kepala desa setempat menyampaikan selayang pandang dan hal-hal yang terkait Desa Tirta Jaya dan sejumlah program yang menjadi unggulan desanya yakni produk makanan dan minuman kesehatan dari hasil olahan tanaman dan sayuran yang ditanam di lahan warga, seperti jahe, kunyit, kelapa serta tanaman obat keluarga dan olahan lainnya.

Selain untuk penghijauan lingkungan, hal ini dilakukan untuk memotivasi warga akan pentingnya manfaat tanaman dan sayuran bagi kesehatan, apalagi bila diolah menjadi produk makanan dan minuman bisa bernilai ekonomis sehingga bisa meningkatkan perekonomian.

Seperti yang dilansir kalselpos.com, Kepala DPRKPLH H.M. Mursy  mengatakan, pembinaan Desa Proklim ini selaras dengan visi misi Bupati Tanah Laut.”Hal ini selaras dengan visi dan misi bupati Tala, ya’ni Kota ditata Desa dibina”, dan Desa Tirta Jaya adalah salah satu dari 3 desa binaan yang akan diverifikasi oleh Tim Penilai KLHK yang diajukan sebagai Desa Proklim Nasional.

Sementara itu Tri Setiawan S. Hut, M.EC Dev, M.A Kepala Seksi Perubahan Iklim Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan/Lahan Wilayah Kalimantan KLHK,  menyampaikan, yang menjadi indikator penilaian adalah program atau aksi nyata warga dalam upaya adaptasi untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan mengurangi kerentanan dalam menghadapi dampak perubahan iklim serta mitigasi.

“Hari ini kita akan mengecek langsung kelapangan dan wawancara kepada pihak desa, bagaimana selama ini mereka melakukan aksinya apakah benar adanya”, ungkap Tri.

Dari pihak KLHK Tri berharap dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta sadar bahwa perubahan iklim benar-benar nyata dan terasa dampaknya. Maka dari itu melakukan aksi adaptasi, mitigasi untuk mencegah hal tersebut harus dilakukan.

Tri Setiawan sangat mengapresiasi dukungan yang luar biasa dari Bupati Tanah Laut, yang dalam misinya ada terkait pembinaan desa yang sangat relevan dengan program KLHK ini.

Memulai verifikasi pihak KLHK bersama Tim melakukan wawancara dengan pihak desa terkait aksi yang sudah dilakukan yang termuat dalam list kegiatan pengajuan sebagai kampung iklim ini, kemudian dilanjutkan dengan melihat langsung kelapangan spot spot sebagai aksi dan inovasi dalam kepedulian menjaga lingkungan hidup dan bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sementara tim verifakator, Kartika Ratnasari, menuturkan,  tujuan verifikasi untuk mengetahui keseuasian isian data teknis yang diusulkan dengan keadaan langsung dilapangan.

“Mengenai keunggulan desa, sebagian besar masyarakatnya telah memanfaatkan lahan pekarangannya sebagai ladang dan kolam ikan maupun ternak, sehingga untuk konsumsi rumah tangga sendiri masyarakat telah mandiri dalam ketahanan pangannya,” tutur Kartika.

Selain itu lanjut Kartika, Adanya BUMDES sangat berperan dalam memajukan perekonomian masyarakatnya, “Dengan Bumdes  perekonomian masyarakat setempat bisa semakin maju,diantara usaha tersebut berupa pembuatan VCO, jahe merah serbuk, temulawak serbuk, aneka keripik seperti keripik pare dan lainnya,” ungkapnya.

Di Desa Tirta jaya juga di kembangkan “Kulkas Hidup.” Yaitu budidaya lele dalam ember dimana bagian atas ember tersebut berupa tanaman.

Dua desa sudah diverifikasi oleh Tim KLHK, yaitu Desa Tirta Jaya dan Desa Sumber Jaya dan selanjutnya, Kamis (3/09) Tim verifikator  bertandang ke Desa Asri Mulya Kecamatan Jorong.

Tim verifikator disambut warga dengan tarian kuda lumping. Di Desa Asri Mulya tim verifakator melanjutkan penilaian sebagai syarat ke tingkat Proklim Utama. Terdapat berbagai sarana dan kegiatan pendukung masyarakat untuk ditetapkan sebagai Proklim Utama diantarnya pemanfaatan biopori,energi terbarukan, pemanfaatan air hujan, budidaya lebah madu, budidaya Margot,budidaya buah naga, sayuran,karet dan sawit serta beberapa peternakan.

Tim verifikasi BPPIKHLWilayah Kalimantan,Restu Dwi A Prasetyo mengatakan,banyak terdapat potensi unggulan yang ada di desa Asri Mulya.” Banyak potensi unggulan yang kita temukan seiring kita melakukan verifikasi,namun kita akan terus mencari dan menggali potensi lain yang merupakan khas dari desa ini,” sebutnya. (Ahmad Fauzie/Zakiri/Mzr)

 

 672 total views,  2 views today

Check Also

Pengunduran Diri Pegawai KPK, Ka Biro Humas KPK Jangan Bernuansa Drama

  Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH (Pengamat dan Praktisi Hukum) Dalam akhir pekan lalu, …