Bulan Agustus Kalsel Alami Inflasi 0, 25 Persen

Kepala BPS Kalsel M Edy Mahmud

Banjarbaru, mediaprospek.com–Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kalsel antara lain angkutan udara, emas perhiasan, minyak goreng, ikan kembung, dan rokok kretek filter. Tingkat inflasi di Kalimantan Selatan bulan Agustus 2020 sesuai hasil survey statistik yang dilakukan Badan Pusat Statistik sebesar 0,25 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,3.

Jika dihitung berdasarkan tahun kalender, pada Agustus 2020 Kalsel mengalami inflasi sebesar 0,28 persen sementara tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2020 terhadap Agustus 2019) sebesar 1,17 persen.

Kepala BPS Kalsel M Edy Mahmud di Kota Banjarbaru, Selasa mengatakan, dua kota di Kalsel mengalami inflasi

yakni Kota Banjarmasin 0,31 persen dan Kotabaru 0,23 persen sedangkan Tanjung deflasi sebesar 0,43 persen.

“Inflasi terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran diantaranya kelompok perawatan pribadi dan kelompok transportasi,” ujarnya melalui video conference.

Ia mengatakan, komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kalsel antara lain angkutan udara, emas perhiasan, minyak goreng, ikan kembung dan rokok kretek filter.

Sedangkan komoditas mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi di provinsi setempat antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, ikan nila dan gula pasir.

Sementara, perbandingan inflasi antarkota di Kalimantan terdapat 12 kota IHK dimana tiga kota mengalami inflasi sedangkan sisanya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tarakan sebesar 0,35 persen.

Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kotabaru sebesar 0,23 persen dan kota yang mengalami deflasi tertinggi yakni Sintang sebesar 0,58 persen dan deflasi terendah di Pontianak sebesar 0,15 persen.

Kemudian, dari 90 kota IHK di Indonesia, tercatat 37 kota mengalami inflasi dan 53 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh sebesar 0,88 persen dan inflasi terendah di Batam, Kediri, dan Kotamobagu

Inflasi tiga kota itu sebesar 0,02 persen dan deflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 0,92 persen dan terendah terjadi di empat kota yaitu Sibolga, Tembilahan, Bekasi, dan Banyuwangi sebesar 0,01 persen. (Rjl/Mzr/Ant)

 

 

 267 total views,  3 views today

Check Also

Pengunduran Diri Pegawai KPK, Ka Biro Humas KPK Jangan Bernuansa Drama

  Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH (Pengamat dan Praktisi Hukum) Dalam akhir pekan lalu, …