APBD P TA 2020 juga untuk Penanggulangan Dampak Sosial dan Kemiskinan di Kalsel

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, saat menyampaikan pandangan Gubernur Kalsel pada rapat paripurna DPRD Kalsel,  Selasa (1/9/2020). (Foto/ Humas DPRD Kalsel)

Banjarmasin, mediaprospek.com – Keprihatinan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, yang mengalami penurunan akibat penanganan Covid-19. Hal ini berdampak signifikan terhadap dinamika kerangka makro daerah.

Maka oleh sebab itu, perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020 Kalsel, ditekankan pada penanganan permasalahan kesehatan, sosial dan ekonomi.

Perubahan APBD ini juga secara kebijakan diarahkan untuk menanggulangi dampak sosial dan kemiskinan, seperti program penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta bantuan sosial.

“Layanan kesehatan serta pendidikan kita tingkatkan, dampak sosial seperti kemiskinan dan pengangguran, bisa kita tekan semaksimal mungkin dan sekaligus kita juga berupaya untuk pemulihan sektor perekonomian,” ujar Sugian Noorbah selaku Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, saat rapat paripurna DPRD Kalsel, tentang pandangan Gubernur Kalsel, Selasa (1/9/2020).

Lanjutnya, rancangan perubahan APBD TA 2020 tersebut, diharapkan dapat menjadi bahan dalam pelaksanaan pembangunan yang lebih efektif, efisien, berdaya guna dan tetap sasaran. Selain itu dapat meningkat kualitas serta efisiensi keuangan daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga berharap agar pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tenang Perubahan APBD TA 2020, prosesnya dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). [fuad/mzr]

 212 total views,  3 views today

Check Also

Perjuangan Komisi IV Membuahkan Hasil

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin (Foto/Ist) Banjarmasin– Perjuangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat …