Mentan :  Presiden Akui Pertanian Kalsel

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kalsel, nampak memeriksa bibit pohon dan Gubernur H. Sahbirin Noor memakai kopiah (Foto/Ist)

Batola, mediaprospek.com – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo kunjungan kerja ke Kalsel,  terkait kegiatan optimalisasi lahan rawa,  Jumat (15/5) petang. Mentan mengunjungi beberapa lokasi pertanian di Kalsel. Pada Sabtu (16/5) pagi.

Mentan didampingi Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Bupati Batola dan jajaran  serta Muspida dan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah lahan pertanian di Desa Karang Indah Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola.

Saat berkunjung ke Mandastana, Syahrul mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo sayang dengan Gubernur Kalsel, yang dinilai telah berhasil memajukan sektor pertanian di daerah ini.“Dan Saya diperintahkan untuk lebih konsentrasi membantu Kalsel,” ujar mantan Gubernur Sulsel tersebut.

Mentan secara simbolis juga menyerahkan bantuan  satu mesin Combine Harvester padi kepada Brigade Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Kuala.

Setelah di Batola Mentan RI juga melakukan peninjauan kegiatan optimalisasi lahan rawa di Handil Barabai Desa Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Di tempat ini, Mentan RI  secara simbolis juga menyerahkan 1 (satu) mesin Combine Harvester padi kepada Brigade Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, yang diterimakan Sekda Banjar, Mohammad Hilman.

Usai berkunjung ke dua desa, Mentan juga menyempatkan berkunjung ke Kantor Badan Ketahanan Pangan Kalsel di Banjarbaru.

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengungkapkan bangga dan apresiasinya atas kunjungan Mentan RI ke Kalimantan Selatan.

Paman Birin mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dalam mendorong dan memajukan pertanian di Kalsel.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada pemerintah pusat atas perhatian luar bisa dalam memajukan pertanian di Kalsel,” ucapnya kepada Radar Banjarmasin.

Dikatakan, lahan pertanian di Kalsel harus dioptimalkan agar petaninya bisa lebih sejahtera dan dapat memenuhi keperluan beras masyarakat Kalsel.

“Karena yang namanya padi ataupun beras merupakan konsumsi utama masyarakat Indonesia. Jika semua lahan pertanian dioptimalkan, diharapkan mampu memenuhi keperluan beras masyarakat Kalsel atau bahkan mengeskpornya keluar,” ujarnya.

Paman Birin mengatakan, kemajuan pembangunan pertanian di Kasel tidak.lepas dari kerja keras masyarakat petani dalamrmanfaatkan lahan rawa.

Faktor lain keberhasilan pertanian juga terjalinnya koloborasi antar-instansi pertanian di tingkat pusat dan daerah.

Apresiasi terhadap perhatian Gubernur Kalsel di sektor pertanian juga disampaikan Direktur Irigasi Ditjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementan RI, Rahmanto saat melakukan panen  perdana padi dari hasil program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Desa Selat Makmur, Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Kamis (12/3).

Menurutnya, keberhasilan itu tentu dorongan kuat kepala daerah melalui regulasi terukur di bidang pertanian.

Terlebih di Kalsel  telah ada  Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu, dilengkapi dengan mesin penggiling padi, diharapkan kesejahteraan petani makin meningkat.

Sementara itu, Bupati Banjar, H Khalilurrahman, mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Kalsel dan jajaran dalam mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayahnya.  (tim/mat)

 400 total views,  3 views today

Check Also

Mengungkap Misteri Indahnya Lagu Banjar lewat Bedah Buku Biografi Anang Ardiansyah

Banjarmasin, mediaprospek.com – Dua Tokoh berbeda Sabtu siang (19/09/2020) mengupas tuntas buku biografi salah satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.