Paman Yani : Potensi Ikan Bawal Bintang Bisa menjadi Penggerak Perekonomian Baru

Anggota Komisi II DPRD Prov Kalsel, Muhammad Yani (nomor tiga baju putih), saat panen perdana ikan bawal bintang di  Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Ikan Pantai Kotabaru milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto/Ist)

Kotabaru, mediaprospek.com – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani , menilai keberhasilan panen perdana yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Kotabaru milik Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Selatan.  Ia, Berpandangan bahwa ikan bawal bintang yang di panen tersebut bisa menjadi penggerak sektor perekonomian baru, yang diyakini dapat memberikan atau membuka lahan pekerjaan baru bagi masyarakat pesisir pantai yang ada di Kalimantan Selatan.

Oleh karenanya, DPRD Kalsel, berencana segera akan mendiskusikan terkait sistem pengembangan pemasaran dalam memperkenalkan ikan Bawal Bintang sebagai bentuk upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sektor bidang perikanan di Kalimantan Selatan.

“Selain rasanya lembut dan enak, ternyata ini bisa menjadi penggerak disektor perekonomian baru. Kami yakin, ini dapat menjadi lahan pekerjaan baru bagi masyarakat pesisir,” ujar paman Yani sapaan akrab anggota Komisi II DPRD Kalsel, Selasa (22/7/2020).

Bahkan, untuk bisa meyakinkan perubahan dalam perbaikan perekonomian di Kalimantan Selatan, selama pandemi COVID-19. Paman Yani pun berharap dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat memanfaatkan potensi tersebut sebagai penunjang kesejahteraan yang baru bagi masyarakat ditengah kondisi seperti ini.

“Nantinya kepada Dinas Perikanan dan Perdagangan baik Provinsi ataupun Kabupaten dapat mensiasatinya bagaimana memperkenalkan kepada halayak masyarakat tentang nilai gizi yang terkandung dalam ikan Bawal Bintang ini, dan ini rekomendasi bagi pecinta ikan,” ungkapnya.

Disamping itu, Ia meyakini bahwa potensi untuk bisa diekspor ke luar negeri pun sangat besar dalam memperbaiki tingkat perekonomian di Kalimantan Selatan. Pasalnya, keuntungan yang didapat bukannya hanya nilai ekonomi, akan tetapi, lebih kepada kandungan vitamin serta protein yang dapat meningkatkan imunitas dimasa pandemi COVID-19.

“Bibitnya ini berasal dari Taiwan, dan tidak menutup kemungkinan apabila dibudi dayakan untuk tingkat ekspornya ke negara lain pun bisa terwujud, dan saya yakin 100 persen,” tuturnya.

Kendati demikian, Ia menyebutkan apabila ada permintaan pasar ingin menyerap banyak, maka, dirinya mengharapkan agar penbudi daya dapat lebih mengembangkan potensi tersebut agar dapat terus terpenuhi. Sehingga, Bawal Bintang ini dapat menjadi ikan yang diminati secara berkelanjutan agar perekonomiannya pun terealisasi.

“Apabila permintaan makin banyak dan sudah mulai dikenal, para pembudi daya ini harus waspada. Dengan harapan, bisa terus terpenuhi dan dapat terus didistribusikan secara terus menerus,” tuturnya kembali.

Dengan adanya ikan yang bisa hidup di dua tempat yakni keramba maupun tambak ini, Ia menjelaskan potensi pendorong besar disektor ekonomi bagi nelayan yang tinggal di pesisir bisa memanfaatkan usaha ini sebagai mata pencarian utamanya baru.

“Katakan lah nelayan yang tinggal dipesisir. Ini bisa jadi potensi besar bgai masyarakat juga karena ini bisa hidup didua tempat tadi dan ini dapat mengangkat sektor perekonomian di msayarakat,” paparnya.

Terkait dengan adanya potensi besar ini, selain dapat meningkatkan perubahan status perekonomian baru, nilai jualnya pun cukup terjangkau nantinya. pihaknya pun berinisiatif akan membawa hasil monitoring selama kegiatan panen perdana yang telah digelar oleh UPTD Balai Perikanan Budi Daya Air Payau dan Laut (PBAPL) Kotabaru tersebut dalam rapat koordinasi kepada Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bahwa potensi besar ikan Bawal Bintang mampu memberikan kontribusi besar bagi Kalimantan Selatan.

“Sangat mendukung sekali dengan adanya budi daya ini, dan kami akan melaporkan ke Ketua Komisi nantinya. Dimana, selain mendapat penugasan juga, ternyata Bawal Bintang bisa dibudi dayakan di Kalsel. Bahkan pakannya pun bisa diolah sendiri dan lebih murah dari bandeng,” pungkasnya. (RHS/*****)

 184 total views,  2 views today

Check Also

Aliansi Pekerja Buruh se-Kalsel Desak Presiden Keluarkan Perppu

Banjarmasin, mediaprospek.com – Aliansi Pekerja Buruh Banua (PBB) se-Kalsel menggelar aksi di depan Gedung Dewan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.