Home / Ekonomi & Bisnis / Kadisdikbud Kalsel  : Kami Justru Berpihak Untuk Calon Siswa Tidak Mampu

Kadisdikbud Kalsel  : Kami Justru Berpihak Untuk Calon Siswa Tidak Mampu

Kadis Dikbud Kalsel HM.Yusuf Effendi (tengah) (Foto/Ist)

Banjarmasin, mediaprospek.com – Tudingan Kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada tahun ini dinilai tidak berpihak pada calon pendaftar kalangan tidak mampu,langsung ditepis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan. HM.Yusuf Effendi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan pun angkat bicara dan  membantah semua tudingan yang tidak mendasar tersebut.

Kadis Dikbud Kalsel HM.Yusuf Effendi (Foto/Mzr)

“ Kami justru berpihak kepada calon siswa yang tidak mampu dan memberikan haknya melalui jalur Afirmasi untuk SMK maupun SMA . Ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) pada 2020, termasuk Jalur Afirmasi.Tidak benar kebijakan yang kami ambil merugikan dan merampas hak pendidikan anak tersebut, justru memberikan kesempatan yang seluas-luasnya mereka masuk ke sekolah yang diinginkan,” tegas Yusuf Effendi, dalam siaran pers yang dikirimkan ke sejumlah media, Sabtu (11/07/2020).

Menurut pria yang dikenal dekat dengan kalangan media ini, bagi calon siswa yang kurang mampu bisa menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) , dari dua bantuan ini sudah dipastikan bahwa mereka perlu dibantu namanya program afirmasi.

Jalur afirmasi ini hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu minimal 15% dari daya tampung sekolah. Karena dengan sistem ini dapat membantu agar pendidikan bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, termasuk dari keluarga yang tidak mampu. Sistem zonasi PPDB 2020 telah mengakomodir masukan berbagai pemangku pendidikan termasuk soal jalur afirmasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sendiri , tambah Yusuf Effendi, sudah mengeluarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) pada 2020, termasuk Jalur Afirmasi. Turunannya di Kalsel sendiri ada Peraturan Gubernur Tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Pendidikan Menengah Dan Pendidikan Khusus Tahun Ajaran 2019/2020, yang berisi.

Ketentuan Umum, Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Penerimaan Peserta Didik Pindahan hingga  Sanksi Ketentuan Peralihan.Selanjutnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel pun menerbitkan Surat Edaran dengan nomor  : 4212.1/ 1006A-SET/Disdikbud tentang Informasi Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, dan SLB Tahun Pelajaran 2020/ 2021,

“Kebijakan zonasi esensinya adalah adanya jalur afirmasi untuk siswa dan keluarga pemegang KIP yang tingkat ekonominya masih rendah bisa terakomodir. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama bagaimana memberikan kemudahan bagi calon siswa melalui jalur afirmasi, Jadi tidak ada kebijakan kami yang memberatkan siapa pun. ” kata Yusuf.

Selanjutnya Yusuf Effendi pun memaparkan untuk porsi alokasi peneriman khusus bagi peserta didik yang kurang mampu bisa menggunakan bantuan dari Pemerintah pusat dan telah terdaftar. Karenanya, pihak sekolah juga berkewajiban membantu.

Di satu sisi tentunya calon siswa tersebut juga harus memperlihatkan keabsahan dokumen atau bukti otentik seperti memiliki Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH). Sehingga tidak ada alasan bagi pihak sekolah, karena untuk mendapat akses pendidikan menjadi hak bagi setiap orang yang dijamin peraturan perundang-undangan.

Yusuf sendiri membuka diri bagi kalangan wartawan yang ingin meminta konfirmasi langsung maupun via telepon. Hal ini ia lakukan memberikan kemudahan akses informasi kepada media untuk disampaikan kepada masyarakat, termasuk soal Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.

“ Insya Allah kami selalu menjaga kemitraan ini dengan baik, termasuk dalam hal konfirmasi berita seputar pendidikan. Hanya saja mohon maaf kalau ada keterlambatan, karena faktor kesibukan,, Tetapi saya selalu berusaha menghubungi kembali kawan-kawan media yang sebelumnya menghubungi via WA maupun telepon,” tandasnya. (***/Mzr)

 252 total views,  1 views today