Home / Daerah / Komisi IV Protes SLB C Pembina Dijadikan Tempat Karantina

Komisi IV Protes SLB C Pembina Dijadikan Tempat Karantina

 

Ketua Komisi IV DPRD Prov. Kalsel H. Lutfi Syaifuddin (Foto/Humas DPRD Kalsel)

Banjarmasin, mediaprospek.com—Ketua Komisi IV DPRD Prov. Kalsel H. Lutfi Syaifuddin memprotes Sekolah Luar Biasa (SLB) C Pembina dijadikan tempat karantina. Menurutnya, lebih baik cari tempat lain atau optimalkan karantina yang ada seperti RSUD Sambang Lihum dan atau BTIKP yang masih bisa tampung 70 pasien. Senin (6/7/2020)

Sikap tersebut diambil dalam menyikapi surat Gubernur Kalsel Nomor : 360/606/BPBD/2020,tanggal 30 Juni 2020, perihal penyiapan karantina kasus konfirmasi covid-19 di kab/kota. Yang ditujukan kepada seluruh Bupati/Walikota se Kalimantan Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab/Kota.

Isi surat tersebut berbunyi, dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 Prov Kalsel. Gugus Tugas Percepatan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan telah menyediakan Karantina Khusus untuk kasus Konfirmasi Prositif Covid 19 di 5 (lima) lokasi sebagai berikut, satu, Kampus II BPSDMD Ambulung di Banjarbaru dengan jumlah kamar 80, kapasitas 160 orang.

Dua, Bapelkes Prov Kalsel di Banjarbaru sebanyak 68 kamar, dengan kapasitas 136 orang.

Tiga, Kampus I BPSDMD Panglima Batur Timur Banjarbaru, sebanyak 120 kamar dengan kapasitas 240 orang.

Empat, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Jalan A Yani Km 28 Banjarbaru, sebanyak 94 kamar dengan kapasitas 188 orang.

Lima, SLB-C Negeri Pembina Jalan A Yani Km 20 Banjarbaru sebanyak 72 kamar dengan kapasitas 115 orang.

Enam, Sekolah Polisi Negara (SPN) Banjarbaru sebanyak 3 barak, dengan kapasitas 105 orang. Sehingga jumlah seluruhnya sebanyak 944 orang.

Penyediaan tempat karantina ini disebabkan karena dengan adanya peningkatan kasus di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan mengantisipasi keterbatasan karantina di Provinsi, maka diminta agar Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten/Kota untuk menyediakan Karantina Khusus untuk Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di masing-masing Kab/Kota.

Oleh karena itu, H. Lutfi Saifuddin mengatakan, Komisi IV telah melayangkan Surat Keberatan, dengan Nomor : 63/DPRD/Kom-IV/2020 tanggal 6 Juli 2020, kepada Gubernur dan pihak Gugus Tugas.

Adapun isi surat keberatan dari Komisi IV keberatan tersebut berbunyi, berdasarkan surat Gubernur Kalimantan Selatan nomor : 360/606/BPBD/2020 hal penyiapan karantina khusus konfirmasi Covid-19 di Kab/Kota pada tanggal 30 Juni 2020 kepada Bupati/Walikota se Kalimantan Selatan selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab/Kota.

Maka Komisi IV DPRD Prov Kalsel, Keberatan jika Sekolah dijadikan tempat Karantina pada Point 5 “SLB-C Negeri Pembina Jalan A. Yani Km 20 Banjarbaru”, karena masih banyak gedung lain yang bisa dipergunakan untuk tempat karantina khusus untuk kasus konfirmasi positif Covid-19. Seperti RSJ Sambang Lihum dan lain-lain, dengan ini Komisi IV DPRD Prov Kalsel mengharapkan Point 5 agar dihapus dan digantikan tempat lain. (Ais/Mzr).

 109 total views,  1 views today