Home / Ekonomi & Bisnis / Komisi II Ingin Kalsel Menjadi Sumber Pangan Termasuk Sapi

Komisi II Ingin Kalsel Menjadi Sumber Pangan Termasuk Sapi

Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo (Foto/Rizal Khalqi)

Banjarmasin, mediaprospek.com– Komisi II DPRD Prov Kalsel terus mencari solusi sekecil apapun dalam masa pandemi untuk menggali dan membangkitkan perekonomian Kalsel yang belum stabil dan perkembangan terakhir, telah ada langkah MoU antara Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dengan PT. Bangun Banua. Ini tahap pertama yang nanti akan dimulai dengan 100 ekor sapi lebih dari Indonesia Timur. Ke depannya akan menjadi rutinitas antara 400 sampai 500 ekor sapi, syukur-syukur kalau sampai bisa mencapai seribu ekor sapi. Kerjasama ini menunjukkan bahwa kita ingin Provinsi Kalimantan Selatan dapat menjadi sumber dari pangan termasuk sapi,” Ketua Komisi II Imam Suprastowo mengatakan hal itu kepada wartawan. Senin, (6/7/2020)

Imam menjelaskan,  Ini merupakan langkah dan upaya kita dalam mendorong supaya kita Kalsel ada pendapatan lain. “Padahal itu kalau misalnya saya jadikan  usaha pribadi, akan menguntungkan saya pribadi, cuma saya tidak berbicara untuk kepentingan pribadi. Saya ingin Pemprov ini mempunyai sumber PAD yang banyak, di samping itu nanti juga akan kita upayakan selain tol laut itu kapal-kapalnya membawa sapi ke Kalsel, pulangnya dia membawa pakan ternak untuk yang ada di Indonesia Timur,” katanya.

“Kita akan upayakan terus supaya ada kerjasama,  selain sapi kita juga ingin di daerah kita Kalsel seperti padi bisa berlimpah. Ini bisa terserap pada saat panen dan BUMD kita Bangun Banua bisa melaksanakan kerjasama dengan pihak DKI atau daerah daerah yang memerlukan pangan,” ujar Imam.

“Kita upayakan mencari celah yang sekecil apapun juga untuk menjadi pendapatan. Sapi di sini sangat kurang. Jadi kalau daging yang berasal dari rumanisia baik sapi maupun kambing kita itu kurang, tetapi dari unggas kita berlebihan,” jelas Imam.

“Jadi jangan dianggap kita terus-terusan mengambil sapi dari NTT. Salah satu contoh, sekarang Pemkab Tala sudah meminjam tanah seluas kurang lebih 250 Ha untuk dijadikan padang penggembala sapi. Nantinya akan terus kita lanjutkan  dengan daerah-daerah yang lain, karena kalau sapinya itu ada di dalam kandang otomatis harga akan cukup tinggi. Tapi kalau berada di padang penggembalaan biaya lebih murah,” pungkas Imam. (Ais/Mzr).

 129 total views,  2 views today