Hunian Hotel Berbintang di Kalsel Turun 24,24 Poin

 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kalsel, Ir. Diah Utami, M.Sc, (Foto/Mzr)

 Perkembangan TPK Hotel dan Transportasi Kalimantan Selatan Bulan April 2020

 Banjarmasin, mediaprospek.com–Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan April 2020 sebesar 13,29 persen, atau turun 24,24 poin dibanding TPK bulan Maret 2020 yang sebesar 37,53 persen. Dibandingkan dengan TPK bulan April 2019 yang sebesar 55,01 persen, TPK bulan April 2020 turun sebesar 41,72 poin.

Rata-rata Lama Menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri (domestik) pada hotel bintang bulan April 2020 adalah 1,49 malam, turun 0,12 malam. Bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan April 2019 yang sebesar 1,61 turunnya juga 0,12 malam.

Sedangkan jumlah pada penumpang angkutan udara yang berangkat melalui bandara di Kalimantan Selatan selama bulan April 2020 sebanyak 22.872 orang atau turun 77,85 persen dibanding bulan lalu. Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Kalimantan Selatan selama bulan April 2020 sebanyak 17.587 orang atau turun 83,70 persen dibanding bulan Maret 2020. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kalsel, Ir. Diah Utami, M.Sc, didampingi jajaran pada saat jumpa pers kepada wartawan Media Cetak, Elektronik dan Online, serta para undangan dari Bank BI dan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD)  Pemprov Kalsel secara live streaming via youtube mengatakan hal itu, Selasa (2/06/2020), siang.

Diah menjelaskan, Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang (TPK) hotel berbintang bulan April 2020 terjadi penurunan dari bulan sebelumnya. TPK bulan April 2020 sebesar 13,29 persen atau turun 24,24 poin dibanding TPK bulan Maret 2020 sebesar 37,53 persen.

“Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu April 2019 yang sebesar 55,01 persen, terjadi penurunan sebesar 41,72 poin. Berdasarkan klasifikasi hotel bintang, pada bulan April 2020, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok hotel bintang 2, yaitu sebesar 19,44 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 4 sebesar 9,06 persen,” kata Diah.

Menurut Diah, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, klasifikasi hotel bintang 1 mengalami penurunan sebesar 5,91 poin, klasifikasi hotel bintang 2 turun sebesar  21,56 poin, klasifikasi hotel bintang 3 turun sebesar 23,03 poin, dan klasifikasi bintang 4 penurunnya sebesar 28,07 poin.

“Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Dalam Negeri Hotel Bintang Rata-rata lama menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan April 2020 sebesar 1,49 malam, mengalami penurunan sebesar 0,12 malam jika dibandingkan bulan Maret 2020,” kata Diah.

“Dilihat dari klasifikasi hotel, RTLM tertinggi terjadi pada hotel berbintang 4 selama 1,63 malam, dan terendah terjadi pada hotel berbintang 1 selama 1,00 malam. Dilihat dari jenis tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang pada bulan April 2020 lebih tinggi dibanding tamu dalam negeri, masingmasing selama 8,81 malam untuk tamu asing dan 1,48 malam untuk tamu dalam negeri,” ujar Diah.

Perkembangan transportasi angkutan udara, Diah memaparkan,  jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan April 2020 sebanyak 22.872 orang atau terjadi penurunan sebesar 77,85 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat bulan Maret 2020 yang berjumlah 103.269 orang. Bila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat pada bulan April 2019 yang mengangkut 125.326 orang terjadi penurunan sebesar 81,75 persen.

“Penumpang yang berangkat melalui Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan April 2020 sebanyak 21.846 orang terjadi penurunan sebesar 77,58 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang bulan Maret 2020 yang mengangkut 97.444 orang. Pada Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 203 orang atau turun sebesar 93,10 persen,” kata Diah.

Bandara Bersujud Batulicin jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 823 orang atau turun 70,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan Bandara Warukin Tanjung pada bulan April 2020 tidak ada penerbangan atau tutup selama pandemi covid 19.

Bila dibandingkan dengan bulan April 2019, jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor turun sebesar 81,31 persen, yang melalui Bandara Gusti Syamsir Alam turun sebesar 95,41 persen, yang melalui Bandara Bersujud Batulicin turun sebesar 78,34 persen.

Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan April 2020 terjadi penurunan sebesar 83,70 persen, dimana jumlah penumpang yang datang pada bulan April 2020 sebanyak 17.587 orang dan penumpang yang datang pada bulan Maret 2020 sebanyak 107.919 orang. Penumpang yang datang di Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan April 2020 sebanyak 16.566 orang atau turun sebesar 83,73 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang datang pada bulan Maret 2020 sebanyak 101.822 orang.

Penumpang yang datang di Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru turun sebesar 91,56 persen dimana pada bulan April 2020 jumlah penumpang yang datang sebanyak 266 orang sedangkan pada bulan Maret 2020 jumlah penumpang yang datang sebanyak 3.153 orang.

Pada Bandara Bersujud Batulicin, jumlah penumpang yang datang di bulan April 2020 sebanyak 755 orang, turun sebesar 74,04 persen. Jika dibandingkan dengan bulan April 2019, jumlah penumpang yang datang pada Bandara Syamsudin Noor turun sebesar 85,97 persen, Bandara Gusti Syamsir Alam turun sebesar 92,48 persen, pada Bandara Bersujud Batulicin penumpang yang datang turun sebesar 78,94 persen. (Ais/Mzr)

 115 total views,  1 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.