Ketua Pansus I LKPj : Masih Ada Satu Desa yang Sangat Tertinggal di Kab. Tapin

Panitia Khusus (Pansus) I LKPj DPRD Prov Kalsel usai melakukan kunker foto bersama dengan Dinas setempat (Foto/Humas DPRD Kalsel/Ags)

Banjarmasin, mediaprospek.com– Masih ada satu desa yang masuk dalam kategori desa sangat tertinggal di perbatasan Kab. Tapin dan Kab. HSS. Dikarenakan kondisi geografis dari desa tersebut cukup terisolir dan akses jalan menuju ke desa tersebut juga sangat sulit dilalui.

Hal ini terungkap dari hasil kunjungan kerja (kunker) Panitia Khusus (Pansus) I LKPj DPRD Prov Kalsel dalam menindaklanjuti hasil rapat LKPj Tahun Anggaran 2019 dengan SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tapin dan Dinas PMD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Ketua Pansus I Dra. Hj. Rachmah Norlias selaku pimpinan rombongan mengatakan, kunker ini lebih dititikberatkan pada pemberdayaan masyarakat desa. Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dipilih sebagai sampel. Hasil temuan di lapangan ini nantinya akan dibahas dan dijadikan rekomendasi ke Pmprov Kalsel.

“Di Kabupaten Tapin, selain mendapatkan laporan tentang keberhasilan desa dalam memanfaatkan dana bantuan dari Pemprov, kami juga menemukan masih ada satu desa yang sangat tertinggal. Dimana kondisinya sangat memprihatinkan karena akses jalan masuk (infrasuktur) yang sangat sulit “, ujar Hj. Rachmah usai melakukan pertemuan dengan DPMD Tapin dan DPMD HSS, jum’at (15/5/2020).

“Untuk itu, pihaknya berjanji akan menyampaikan informasi ini kepada Provinsi, agar dapat ditangani dengan segera oleh dinas terkait,” kata Hj.Rachmah lagi.

Di Kandangan, rombongan Pansus I diterima oleh Sekretaris (Plt) Kadis PMD Kabupaten HSS. Subagio, MIP. Dari paparan yang disampaikan, politisi Partai Amanat Nasional ini menilai, sudah ada kemajuan, sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal.

Meski masih ada desa tertinggal tapi ke depannya diharapkan bisa lebih ditingkatkan dalam hal pembinaannya, salah satunya melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Di HSS, memohon adanya bantuan permodalan untuk BUMDes. Mudah-mudahan Tim Anggaran dari DPRD Provinsi bisa memfasilitasi permintaan ini. Tapi ini bukan untuk Kabupaten HSS saja nantinya kita usulkan. Jadi semua kabupaten/kota nanti akan dicoba untuk bisa diberikan bantuan modal, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalimantan Selatan”, tandas Hj. Rachmah Norlias.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapin Drs. Rahmadi, didampingi Kabid Bina Pemdes Umar Faisal, S.Sos. dan Kabid Pembangunan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PPUED), Iwan Satriansyah. S.Sos, mengungkapkan, dengan adanya bantuan dana dari Pemerintah Provinsi, salah satu desanya, yakni Desa Beringin B Kecamatan Candi Laras Selatan berhasil menjadi desa yang maju.

Berkat bantuan tersebut, Iwan Satriansyah menambahkan, Desa Beringin ini belum pernah mengucurkan penyertaan modal dari dana desa. Bahkan berhasil memanfaatkannya sehingga desa memperoleh Pendapatan Asli Desa (PADes) sekitar 10 juta pada tahun 2019 lalu. (Mrh/Mzr)

 152 total views,  2 views today

Check Also

Ditangan Siswa SMP AMJ, Limbah Sawit Disulap Jadi Kapal Pinisi Unik

Foto ( Istimewa) Pasangkayu, mediaprospek.com – Berada di pelosok perkebunan sawit, ternyata tidak membuat siswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.