Ketua Komisi IV : Penolakan Karantina Disebabkan Kurangnya Edukasi dan Sosialisasi kepada Masyarakat Terkait Covid-19  

Ketua Komisi IV H. M. Lutfi Saifuddin didampingi beberapa anggota Komisi IV lainnya, Rabu (15/4/2020) di Gedung DPRD Prov Kalsel (Foto/Ist)

Banjarmasin, mediaprospek.com–Banyaknya penolakan masyarakat terhadap rencana Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian Penanganan (P3) Covid-19 Kabupaten/Kota dalam mempersiapkan tempat karantina untuk ODP maupun PDP di Kalimantan Selatan ditanggapi serius oleh Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua Komisi IV H. M. Lutfi Saifuddin didampingi beberapa anggota Komisi IV lainnya, Rabu (15/4) di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, terjadinya penolakan-penolakan ini disebabkan kurangnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait Covid-19. Untuk itu, dirinya meminta kepada Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten/Kota agar lebih meningkatkan edukasi  dan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengerti dan bijaksana menerima pasien-pasien ODP dan PDP ini.

“Mereka sebetulnya adalah korban yang tidak perlu kita tolak dan jauhi. Justru mereka harus kita bantu”, ujar politikus dari Partai Gerindra Dapil 1 Kota Banjarmasin.

Kepada Tim Gugus Tugas P3 Covid-19, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota, Lutfi berharap agar dalam mengamankan areal yang dijadikan tempat karantina hendaknya bisa membatasi jumlah petugas dan aparat yang bertugas di lapangan sehingga tidak menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat.

“Ini yang perlu dipertimbangkan oleh seluruh Gugus Tugas P3 Covid-19 agar tidak menimbulkan ketakutan dan kecemasan di tengah masyarakat kita”, tandas pria kelahiran Banjarmasin tahun 1971 ini.

Selanjutnya, guna melihat dan mendengar langsung berbagai Langkah yang dilakukan oleh Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten/Kota, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang terbagi dalam tiga tim akan melakukan monitoring ke daerah-daerah di Kalimantan Selatan.

“Targetnya, pertama, kita ingin melakukan monitoring dan pengawasan terkait bantuan-bantuan dari Gugus Tugas Pusat dan Provinsi, sejauhmana efektifnya dan apakah sudah tercukupi atau belum”, tegas Lutfi. Dan kedua, kita ingin mengetahui dampak-dampak sosial apa saja yang sudah terasa di daerah-daerah,” ujarnya.

“Hasil monitoring ini nantinya akan menjadi rekomendasi yang akan kami sampaikan kepada Gugus Tugas Provinsi Kalimantan Selatan, supaya penanganan Covid-19 ini betul-betul bisa masif dan menyeluruh,” tandasnya. (Mrh/Mzr)

 352 total views,  2 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.