Home / Daerah / Komisi II Harapkan PDAM Bandarmasih dan Intan Banjar Contoh PDAM Surya Sembada Surabaya

Komisi II Harapkan PDAM Bandarmasih dan Intan Banjar Contoh PDAM Surya Sembada Surabaya

 

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Direksi PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar disambur Jajaran Pemkot Surabaya, untuk melihat dari dekat kinerja PDAM Surya Sembada Surabaya, selasa (11/2). (Foto Ist).

Pertemuan yang sedianya dilakukan di Kantor PDAM Surya Sembada dialihkan ke Balai Kota Surabaya, karena besarnya sambutan dari Pemerintah Kota Surabaya terhadap kunjungan kerja para wakil rakyat Kalimantan Selatan tersebut.

Banjarmasin, mediaprospek.com–Dalam rangka mendorong peningkatan pengelolaan dan pelayanan air minum kepada masyarakat, Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengajak jajaran direksi PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar untuk mendatangi dan melihat dari dekat kinerja PDAM Surya Sembada Surabaya, selasa (11/2).

Pertemuan yang sedianya dilakukan di Kantor PDAM Surya Sembada dialihkan ke Balai Kota Surabaya, karena besarnya sambutan dari Pemerintah Kota Surabaya terhadap kunjungan kerja para wakil rakyat Kalimantan Selatan tersebut.

Ketua Komisi Bidang Ekonomi dan Keuangan Imam Suprastowo selaku pimpinan rombongan mengatakan, dipilihnya Surabaya untuk memperdalam tentang pengelolaan dan pelayanan PDAM karena mempunyai cakupan layanan PDAM yang cukup luas. Mulai dari ketersediaan air baku sampai pada pengolahan air yang layak untuk diminum langsung dari kran.

“Jadi bukan hanya sekedar PDAM biasa yang selama ini dikonotasikan masyarakat sebagai perusahaan daerah air ‘mandi’. Tetapi di Surabaya sudah bisa sampai kepada pengolahan air layak minum. Dan harganya juga terendah se Indonesia hanya Rp. 600/meter kubik untuk masyarakat kecil. Dan harga rata-rata hanya sebesar Rp.2700/meter kubik untuk menengah keatas. Berbeda di Kalimantan Selatan yang harga terendahnya sudah mencapai Rp.2000 per kubiknya,” ucap Imam.

Politisi dari partai moncong putih ini melihat bahwa pelayanan PDAM Surya Sembada ini sudah sangat bagus. Bahkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Derah (PAD) Surabaya melalui pembagian deviden yang mencapai 132 Milyar di tahun 2019 dengan target 137 Milyar di tahun 2020.

“Inilah yang betul-betul kita harapkan bisa dicontoh oleh perusahaan-perusahaan daerah lainnya di Kalimantan Selatan, khususnya PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan politisi dari Partai Golkar Muhammad Yani Helmi. Menurutnya, banyak hal yang didapat dari kunjungan tersebut, diantaranya yang terpenting mengenai pelayanan diberikan oleh PDAM Surya Sembada, terutama terkait penetapan tarif PDAM yang murah kepada masyarakat Surabaya.

Selain itu, Paman Yani sapaan akrabnya, juga sepakat dengan kebijakan kepala daerahnya (walikota_red) yang lebih mementingkan masyarakatnya, namun disisi lain juga tetap memperhatikan operasional perusahaan agar berjalan baik dan memberikan hasil untuk PAD melalui deviden.

Jika Surabaya bisa maka diharapkan Banjarmasin juga bisa begitu. Namun kata adik kandung Paman Birin ini, “Terlebih dulu kita harus bekerja lebih untuk meningkatkan kualitas air, yang bukan saja hanya untuk mandi dan cuci tapi juga bisa langsung diminum,”tandas pria yang murah senyum ini.

Sementara itu, Walikota Surabaya diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya M. Ichsan mengatakan, pihaknya menyambut positif serta siap memberikan pendampingan secara teknis bagi PDAM kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kinerja pelayanannya kepada masyarakat, terutama terkait manajemen, peraturan perundang-undangan dan kinerjanya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Biro Sarana Prasarana Perekonomian Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Inna Yuliani, Direktur Umum dan Pemasaran PDAM Bandarmasih Hj. Farida Ariyati, Direktur PDAM Intan Banjar H. Saiful Anwar, beserta jajarannya. (Mrh/Mzr/tabloidprospekbanjarmasin)

104 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini