Setelah Raih Pin Emas, Bunda PAUD Kalsel kembali Raih Prestasi Nasional

Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor 

Jakarta, mediaprospek.com – Kerja keras dan kesungguhan Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor sebagai Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya turut meningkatkan kualitas SDM, terutama pada anak usia dini tidak sia sia. Setelah dinobatkan sebagai Bunda PAUD Berprestasi Nasional 2019,  dan mendapat  Pin Emas, dari Kemendikbud RI, Hj Raudatul Jannah kembali dianugerahi penghargaan nasional. Kali ini mendapatkan penghargaan dari Himpaudi Award 2019, Tingkat  Nasional, yang digelar Hall Cendrawasih, Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Pusat, Jumat  (13/12/2019).

Penghargaan diserahkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo.Penghargaan yang diberikan Pengurus Himpaudi Pusat ini, atas dedikasinya dalam membangun dan turut  meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Kalsel.

Prestasi nasional yamg diraih Hj Raudatul Jannah berdasarkan SK Pengurus Pusat Himpaudi Nomor: 016/KEP/PP Himpaudi/XII/2019, ditandatangani Ketua Pengurus Pusat Himpaudi Prof Netti Herawati. Himpaudi Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah maupun tokoh PAUD atas dedikasi, sinergi, dan kolaborasi dengan Himpaudi dalam mewujudkan SDM unggul sejak dini.

Pada tahun 2019 ini, ada 10 provinsi penerima Himpaudi Award, salah satunya Kalimantan Selatan. Penyerahan penghargaan Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Award  bersamaan dengan gelar Ajang Kreativitas Pejuang PAUD pada  (AKPP) III

Selain Isteri Gubernur Kalsel Hj Raudatul Jannah, Himpaudi Award juga diberikan kepada istri Walikota Banjarmasin Hj Siti Wasilah dan istri Bupati HSU Hj Annisah Rasyidah Wahid sebagai penerima Himpaudi Award tahun 2019 tingkat kabupaten dan kota.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Pusat, Prof Netti Herawati mengaku, dasar penilaian pemberian HIMPAUDI Award adalah kehadiran Bunda PAUD yang dirasakan para pendidik didaerahnya.

“Dasar penilaian pemberian HIMPAUDI Award, pertama apakah HIMPAUDI setempat merasakan tidak kehadiran Bunda PAUD,” jelas Netti usai penyerahan HIMPAUDI Award, sebagaimana rilis yang diterima media ini.

Sebenarnya kata Netti, pemberian penghargaan ini bukan pertandingan, tetapi mana yang paling dicintai pendidik PAUD.  “Kami tidak mempertandingkan ini, tapi kami melihat mana yang paling dicintai oleh pendidik PAUDnya,” tegasnya.

Dasar penilaian berikutnya, menurut Netti, yaitu kiprah Bunda PAUD dalam gerakan makan ikan, gerakan stunting, gerakan peningkatan mutu PAUD dan mutu pendidik PAUD. Sementara itu Bunda PAUD Kalsel Hj Raudatul Jannah mengucapkan terima kasih kepada Himpaudi Pusat atas penghargaan yang diberikan.

Dituturkannya penghargaan tersebut adalah buah kerja keras para penggiat atau insan pendidikan anak usia dini di Banua. Menurutnya, semua berkat kerja sama dan kolaborasi antar stakeholder dan perhatian dari kepala daerah dan insitusi pendidikan baik vertikal.mauoun daerah. “Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang dari sisi proses itu paling awal, tapi paling penting. Karena itu, perhatian harus diberikan amat serius dan juga perhatian untuk guru-gurunya.

“Prestasi juga tidak leoas perhatan Pemprov Kalsel memberikan dukungan untuk guru-guru PAUD di Kalsel, dan kita juga ingin agar semua anak-anak mendapatkan kesempatan untuk PAUD,” kata Hj Raudatul. (bdm)

 

 262 total views,  6 views today

Check Also

Pengunduran Diri Pegawai KPK, Ka Biro Humas KPK Jangan Bernuansa Drama

  Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH (Pengamat dan Praktisi Hukum) Dalam akhir pekan lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.