Kebijakan Tarif Layanan Puskesmas Dinilai Bebani Masyarakat

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin

 Banjarmasin, mediaprospek.com – Terhitung sejak tanggal 1 Desember 2019 seluruh pelayanan masyarakat dipuskesmas di Kota Banjarmasin dikenakan tarif biaya layanan kesehatan sebesar Rp10 ribu, fakta ini dinilai mengisyaratkan mundurnya pelayanan publik sebab sebelumnya seluruh pelayanan kesehatan di Puskesmas ini digratiskan tanpa dibebani biaya.

” Ya ini diberlakukan terhitung sejak awal Desember di luar kepesertaan BPJS,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin, Senin (09/12).

Seharusnya Pemerintah Kota ( Pemko) Banjarmasin baik melalui dinas kesehatan setempat memahami kondisi masyarakat kita dengan kondisi perekonomian yang masih sulit, tidak seharusnya menambah beban masyarakat hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis bagi mereka yang kurang mampu, semua layanan tersebut bisa dianggarkan melalui APBD. ” Sebenarnya uang yang dikenakan tarif itu tidak seberapa, kenapa tidak dianggarkan saja di APBD,” terangnya.

Oleh karena itu sambung politisi Gerindra ini, kebijakan tarif berbayar layanan di seluruh puskesmas di Banjarmasin ini sebagai tanda sinyal buruk mundurnya layanan kepada publik.

Seperti yang dilansir Kalsel Post, Lutfi mengatakan bahwa, “Ini sama saja halnya pelayanan sektor kesehatan ini mundur kebelakang, padahal seharusnya semakin membaik,” tegasnya.

Dilain sisi Kepala dinas kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi berdalih bahwa pemberlakuan tarif pelayanan puskesmas sebesar Rp 10 ribu ini tidak memberatkan karena sasarannya adalah warga yang mampu secara finansial. “Aturan bayar setiap layanan puskesmas. bagi mereka yang mampu saja,” sanggah Machli

Terkait dengan dasar hukumnya adalah Perda No. 7 tahun 2019 yang diberlalukan sejak 1 Desember, apalagi bagi masyarakat miskin sudah masuk anggaran baik BPJS dan ditopang lagi melalui APBD Kota Banjarmasin sebesar Rp14,7 miliar. ” Untuk masyarakat miskin masih masuk dalam jaminan kesehatannya,” tukasnya.(Sidik)

 

 190 total views,  4 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.