Fraksi Partai Gerindra : Perlu Adanya Kejelasan Anggaran dalam Hal Penanggulangan Kebakaran

Banjarmasin, mediaprospek.com– Pemandangan Umum Fraksi Partai Gerindra DPRD Prov Kalsel terhadap Raperda Inisiatif Komisi I Tentang Penanggulangan Kebakaran dan Raperda Inisiatif Komisi II tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Prov Kalsel, yang disampaikan oleh Aris Gunawan, pada rapat sidang paripurna DPRD Kalsel, Rabu, 20 Nopember yang lalu, di hadapan segenap anggota dewan dan para undangan , mengatakan bahwa dalam hal penanggulangan kebakaran, perlu adanya kejelasan anggaran, baik itu dalam tahap sosialisasi, tahap penanganan maupun tahap pasca kebakaran yang juga meliputi anggaran sarana prasarana penunjang serta anggaran peningkatan sumber daya manusianya.

Fraksi Partai Gerindra berpendapat inisiatif Komisi I Tentang tentang pengajuan Raperda ini adalah bagian dari upaya dewan sebagai lembaga legislatif untuk hadir dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Oleh karenanya, Fraksi Partai Gerindra menyambut baik dan mengapresiasi komisi I yang menjadikan penanggulangan kebakaran sebagiai Raperda, dengan harapan, Perda ini nantinya bukan saja menjadi payung hukum untuk melindungi masyarakat dari bahaya kebakaran, tapi juga menjadi pedoman bagi setiap warga banua, terlebih kepada pemerintah untuk senantiasa menjaga banua kita terhindar dari ancaman kebakaran khususnya di musim kemarau.

Raperda inisiatif Komisi II tentang perlindungan dan pemberdayaan petani di Prov Kalsel
Terhadap Raperda perlindungan dan perberdayaan, petani di Prov Kalsel, Fraksi Partai Gerindra menyambut baik dan semoga Raperda ini nantinya benar-benar menjadi payung hukum untuk melindungi petani di Kalimantan Selatan.
Atas inisiasi komisi II dalam Raperda ini, Fraksi Partai Gerindra berpendapat bahwa, Pertama, untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian petani dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan, kualitas dan kehidupan yang lebih baik bagi petani, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat mengoptimalkannya dengan lebih memperhatikan dan meningkatkan anggaran pertanian secara menyeluruh dalam struktur APBD nya. Tanpa dukungan penganggaran yang optimal sangat sulit untuk dapat memberdayakan petani di Kalimantan Selatan.
Kedua, dalam hal melindungi petani, agar menjadikan Raperda ini sebagai kekuatan hukum bagi petani untuk memperoleh hak perlindungannya terhadap setiap resiko permasalahan yang sering kali dihadapi petani. Baik itu menyangkut kepastian usaha tani, melindungi petani dari fluktuasi harga, gagal panen, dampak bencana alam, maupun perlindungan petani terhadap pemilikan lahan pertaniannya.
Petani tidak boleh lagi hanya digambarkan sebagai sosok bercaping yang membawa cangkul di tangannya. Petani harus kita tinggikan derajatnya, karena di tangan merekalah butir-butir padi yang menjadi nasi yang kita makan. Merekalah yang gigih berjuang menyediakan pangan bergizi untuk bangsa. Jangan biarkan petani hidup tanpa lahan. Janganlah peluh mereka dibayar murah, mari bersama kita lindungi dan berdayakan petani.
(Ais/Mzr)

 162 total views,  3 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.