Home / Ekonomi & Bisnis / F PAN : Kebun Raya Banua akan Dijadikan Sarana Observasi dan Penelitian

F PAN : Kebun Raya Banua akan Dijadikan Sarana Observasi dan Penelitian

Hj. Rachmah Norlias

Banjarmasin, mediaprospek.com– Pemandangan Umum F PAN DPRD Prov Kalsel Terhadap Penjelasan Gubernur atas Raperda Tentang Pengelolaan Kebun Raya Banua dan Pengawasan Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan, yang disampaikan oleh Hj. Rachmah Norlias, pada rapat sidang paripurna, Rabu, 20 Nopember 2019 lalu, di hadapan segenap anggota dewan dan para undangan yang hadir, mengatakan bahwa Raperda ini sangat diperlukan sebagai acuan untuk merumuskan pengaturan dan pengelolaannya, sehingga pelestarian dan keberlanjutan keanekaragaman hayati tumbuhan beserta potensinya dapat berlangsung sebagaimana yang diharapkan dan tidak hanya sampai disitu, Kebun Raya Banua ini akan dijadikan sebagai sarana observasi dan penelitian, sehingga keberadaanya tidak hanya sebagai wahana konservasi tumbuhan hayati tapi juga sebagai sarana edukasi disamping sebagai sarana rekreaksi bagi masyarakat luas.
Rachmah mengatakan bahwa terhadap pengelolaan Kebun Raya Banua ini, Fraksi Partai Amanat Nasional memberikan saran dan masukan agar, pertama, Kebun Raya Banua nantinya dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tidak melibatkan pihak lain/ketiga.
“Kedua, melakukan penarikan tarif retribusi atau biaya masuk ke wahana Kebun Raya Banua dengan tarif yang murah, mengenai nominal tarif retrebusi untuk pemanfaatan wahana tersebut, harus diterbitkan Perda yang menjadi payung hukum dalam menarik tarif di Wahana Kebun Raya Banua tersebut,” katanya.
“Yang Kedua tentang Raperda Pengawasan Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan, Fraksi Partai Amanat Nasional berpandangan bahwa Raperda sangat urgen sekali karena telah dijelaskan oleh Bapak Gubernur, bahwa Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya merupakan hak asasi setiap warga masyarakat, sehingga harus tersedia dalam jumlah yang cukup, disamping itu juga harus bermutu, aman, bergizi dan beragam dengan harga yang terjangkau oleh kemampuan daya beli masyarakat,” ujarnya. (Ais/Mzr/tabloidprospekbanjarmasin)

50 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini