Kejurnas Shorinji Kempo Tahun 2019 Babak Pra-Kualifikasi PON XX Tahun 2020

 Banjarmasin, mediaprospek.com — Dalam rangka melaksanakan agenda empat tahunan Pengurus Besar Persatuan Kempo Indonesia (PB PERKEMI) yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Prakualifikasi PON Ke XX Kejurnas/PraPON Ke-XX di Kalimantan Selatan (Kalsel) tepatnya di GOR Rudy Resnawan Kota Banjarbaru dari  tanggal 11-16 Nopember 2019. Pengprov PERKEMI Kalsel baru kali melaksanakan Kejurnas, sehingga merupakan satu kebanggaan Kalsel mendapat kepercayaan ini. Senin (11/11/2019), siang.

“Tentu tawaran diterima atas berbagai pertimbangan, khususnya persoalan pendanaan. Alhamdulillah, Gubernur Kalsel mensupport penuh kegiatan ini sehingga Kejurnas/PraPON Ke-XX dapat terlaksana seperti yang telah disaksikan hingga hari ini,” ujar Ahmad Fydayeen selaku ketua Panitia PERKEMI Kalsel di hadapan para undangan dan para kontingen atlet yang hadir di seluruh Indonesia.

“Untuk itu, terimakasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Gubernur Kalsel beserta jajarannya yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” kata Fydayeen.

“Selanjutnya terimakasih juga kami sampaikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Prov Kalsel yang telah membantu penuh kegiatan, yang tidak mengenal waktu untuk mensukseskan kegiatan ini,” tambah Fydayeen.

“Begitu pula kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang menjadi “korban” …he he… karena adanya perubahan venue yang seharusnya dilaksanakan di Gedung Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin. Namun, walau terkesan terburu-buru, Pemerintah Kota tetap semangat sesuai  slogan kota Banjarbaru  “Kota Melayani”, sehingga Pemko Banjarbaru akan optimal membantu kegiatan hingga berakhir,” kata Fydayeen.

Tujuan Kejurnas di samping menjalin tali silaturrahmi antar Kenshi se Indonesia serta evaluasi teknik bagi masing-masing daerah, namun juga untuk “dapat meraih tiket PON PAPUA 2020” yang merupakan tujuan utama, yang tentunya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan semangat Bushido untuk meraih juara.

Pengprov PERKEMI Kalsel juga memohon maaf kepada PB PERKEMI karena masalah venue yang berubah-ubah. Awalnya, kegiatan ini dirancang di Gedung Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin yang berkapasitas 3.000 orang, namun karena sesuatu dan hal maka kegiatan ini akhirnya dipindahkan GOR Rudy Resnawan.

Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Sekdaprov Abdul Haris Makkie, ketika membuka Kejurnas Shorinji Kempo di GOR Rudy Resnawan didampingi Ketua Umum Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia, Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) S. Aswari Rivai, SE

“Kami laporkan bahwa jumlah peserta Kejurnas/PraPON adalah 576 kensi. Seluruh peserta diinapkan pada empat tempat, yaitu di Kampus I BPSDM Jalan Panglima Batur sebanyak 328 orang (17 Kontingen), Kampus II BPSDM Ambulung sebanyak 81 orang (4 kontingen), Wisma PAUD Ambulung 92 orang (8 kontingen) dan Wisma BAPELKES 77 orang (4 kontingen),” kata Fydayeen.

“Saya mewakili seluruh pantia pelaksana Kejurnas/PraPON Ke-XX mengucapkan maaf apabila banyak kekurangan sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan sampai tanggal 16 Nopember 2019. Semoga kegiatan ini dapat berjalan tanpa ada masalah dan kendala apapun, sehingga berjalan dengan sukses. Tentu tidak terlepas kerjasama kita semua untuk mensukseskan Kejurnas/PraPON Ke-XX di Provinsi Kalimantan Selatan,” akhir Fydayeen.

Hadir dalam acara Pembukaan Kejurnas Shorinji Kempo tahun 2019 yaitu Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Sekdaprov Abdul Haris Makkie, Walikota Banjarbaru atau yang mewakili, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Indonesia Shorinji Kempo Federation) Prov Kalsel, Seluruh SKPD se Prov Kalsel,  Ketua Umum PB PERKEMI, Para Wasit Nasional, Seluruh Pengurus KONI se Kalsel, Seluruh Pemkab-Pengkot PERKEMI Kalsel, Seluruh Kontingen dan Panitia Kejurnas/PraPON XX.

Di akhir pertandingan pada hari penutupan pada tanggal 16 para atlet yang lolos sebagai Pemenang, Pemegang tiket PRAPON Ke XX di Papua, sedikit beberapa yang dapat disebutkan.

Kejurnas Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia di Kalsel yang diikuti sebanyak 32 Provinsi, dengan perolehan medali yaitu, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai juara umum meraih 6 medali emas, 1 perak dan 5 perunggu, Prov. Aceh 1 medali emas, Prov. Bali 2 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu, Prov Banten 1 medali emas, Prov Jawa Barat 1 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu,  Prov. Kalsel 1 medali emas, Prov. Kaltim 1 medali emas, 5 perak dan 2 perunggu, Prov. Maluku 1 medali emas, Prov. Papua 1 medali emas dan 1 perak, Prov. Papua Barat 1 medali emas dan 1 perak, Prov. Sulawesi Selatan 1 medali emas.

Hasil Randori Perorangan Putri Kelas 60 Kg Juara I Desi Jakal Kuswinarni dari Kontingen Kalsel

Hasil Randori Perorangan Putri Kelas 60 Kg:Juara I Desi Jakal Kuswinarni dari kontingen Kalsel, Juara II Rini Kurniati dari kontingen Nusa Tenggara, Juara III Gabriella N. Manahutu dari Kontingen Sulawesi Utara, Juara IV Yulia A. Safiti Badar dari kontingen Nusa Tenggara Timur.

Hasil Randori Perorangan Putra Kelas 60 Kg : Juara I Lazim Djati dari Kontingen Nusa Tenggara Juara II Erasmus Naris Fendi dari kontingen Bali,  Juara III Dennis Sanjaya Salu dari kontingen Sulawesi Utara,Juara IV Andi Saputra dari  kontingen Sumatera Barat.

Embu berpasangan Putra Yudasha I : Juara I Erasmus Naris Fendi + Yerestus Varis Mardi dari kontingen Bali, Juara II Anggi Prasetia + Vijay Maulana dari kontingen  Sumatera, Juara III Dionisius H. Ramli + Yustino Elmaser dari kontingen Nusa Tenggara Barat.

Embu berpasangan Putra Yudansha II/III Dan : Juara I Isman Triadnan + Suaib Side dari kontingen Sulawesi, Juara II Rudyanto Sihaloho + Walter Rau dari kontingen Bali, Juara III Erick Syahputra + M. Asyfat Sarangan dari kontingen Kaimantan Timur.

Embu Beregu Putra : Juara I Andri Sadrianis Sobo, Defiar Mathius Toh, Fernando Modestus Arae Balla, Rizai G. Alexander Sobo dari kontingen Nusa Tenggara Timur, Juara II Gugun Gunawan, Muhammad Amin, Muhammad Bayu Ramadhan, Sigit Prabowo Kurniawan dari kontingen Kalimantan, Juara III Erasmus Naris Fendi, Rudyanto Sihaloho, Walter Rau, Yerestus Varis Mardi dari kontingen Bali.

Embu berpasangan Putra Kyukenshi : Juara I Arief Herry Purwanto + Randaka M. Putra Minfini dari kontingen Nusa Tenggara Timur, Juara II Idham Kholik + Rizkiawan Dwi Santriaji dari kontingen Nusa Tenggara Barat, Juara III Ade Kotia Saputra + Aris Purnomo dari kontingen Kalimantan Timur.

Embu berpasangan Putri Yudansha I Dan : Juara I Fitri Shinta Debby Radja Huky + Ingky D. Pinis dari kontingen Nusa Tenggara Timur, Juara II Nur Indah Ekayanti + Yulia Sari dari kontingen Kalimantan Timur, Juara III Agung Ayu Istri Dharmamega Kelakan + Rizka Meidita dari kontingen Bali.

Embu Berpasangan Putri Yudansha II/III Dan : Juara I Agung Ratih Saraswati + Griselda Nadya Billy dari kontingen Bali, Juara II Sheilla Nurhalizah + Siti Safina  Rahareng dari kontingen Papua, Juara III Danieta E. Belaviana + Laura Daka Moly dari kontingen Nusa Tenggara Timur.

Embu Beregu Putri : Juara I Ekayati Murtafiah, Elis Nurul Huda, Fatimah Zohra, Marlina Sari dari kontingen Kalimantan Timur, Juara II Helena Elan Missa, Kartika Th. Natazia Toh, Megawati Cristina Selan, Tesa M. Rohi Kani dari kontingen Nusa Tenggara Timur. Juara III Anastasia Amadea, Gina Utari, Nandika Larasati, Vina Yustina dari kontingen Jawa Barat

Embu Berapasangan Campuran Yudansha : Muhammad  Fachrul Arya Pujangga + Siti Safina Rahareng dari kontingen Papua, Juara II Hagies Mugara + Adinda Putri Sofyan dari kontingen Jawa Barat, Juara III Randika Arrody + Hafsah L. Khairunnisa dari kontingen DKI Jakarta. (Ais/Mzr)

 

 

 

 

 

 

 

 280 total views,  1 views today

Check Also

Pengunduran Diri Pegawai KPK, Ka Biro Humas KPK Jangan Bernuansa Drama

  Oleh : Syahrir Irwan Yusuf, SH (Pengamat dan Praktisi Hukum) Dalam akhir pekan lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.