Home / Ekonomi & Bisnis / Perekonomian Kalsel Tumbuh Melambat 3,72 Persen 

Perekonomian Kalsel Tumbuh Melambat 3,72 Persen 

 Banjarmasin, mediaprospek.com – Kepala Badan Pusat Statistik  (BPS) Prov Kalsel, Diah Utami,  didampingi Kepala Bidang Statistik Neraca wilayah Statistik (Nerwilis) Awang Pramila dan jajaran,  pada saat jumpa pers kepada wartawan media cetak Elektronik dan online serta para undangan dari perwakilan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemprov Kalsel dan Bank Indonesia (BI)  di Aula kantor BPS Banjarbaru mengatakan bahwa  perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan III-2019 diukur dari besarnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 47,55 triliun.  Perekonomian Kalimantan Selatan secara kumulatif hingga triwulan III tahun 2019 tumbuh 4,01% (c-to-c). Perekonomian Kalimantan Selatan tahun 2019 triwulan III dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y) tumbuh sebesar 3,72 persen. Selasa (5/10) Siang.

Sementara itu, menurut Diah, jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), maka perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan III2019 turun menjadi 5,16 persen.

Diah menjelaskan bahwa, dari sisi produksi, secara y-on-y triwulan III tahun 2019 kategori yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah kategori administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, komponen dengan pertumbuhan tertinggi adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh mencapai 8,51 persen.

Pada PDRB Menurut Kategori Lapangan Usaha, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2019 terhadap Triwulan III-2018 (y-on-y) Ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III-2019 dibandingkan triwulan III-2018 (y-on-y) tumbuh 3,72 persen. Kondisi ini lebih lambat dibanding pertumbuhan y-on-y triwulan III-2018 yang sebesar 5,14 persen.

Diah menambahkan bahwa Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 7,92 persen diikuti oleh kategori penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 7,77 persen, dan kategori jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,34 persen.

“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III2019 (y-on-y), kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,60 persen diikuti kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan memiliki sumber pertumbuhan sebesar 0,51 persen dan kategori konstruksi sebesar 0,43 persen,” katanya.

“Struktur PDRB Kalimantan Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku hingga triwulan III-2019 masih didominasi oleh empat kategori utama, yaitu pertambangan dan penggalian sebesar 18,23 persen pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 15,43 persen industri pengolahan sebesar 13,47 persen dan perdagangan besar dan eceran reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 10,43 persen. Total peranan keempat kategori tersebut mencapai 57,55 persen, 13 kategori lainnya hanya berbagi nilai sebesar 42,45 persen,” ujar Diah.

“Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2019 terhadap Triwulan II-2019 (q-to-q) Sebagaimana siklus triwulanan dalam perekonomian Kalimantan Selatan, pada triwulan III2019 ini, perekonomian Kalimantan Selatan mengalami pertumbuhan yang positif. Pada triwulan III-2019, ekonomi Kalimantan Selatan tumbuh 5,16 persen dibandingkan dengan triwulan II-2019. Kenaikan terbesar terjadi pada kategori pertanian, kehutanan dan perikanan,” kata Diah.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I s/d III 2019 Terhadap Triwulan I s/d III 2018 (c-to-c) Ekonomi Kalimantan Selatan triwulan I s/d III 2019 dibanding triwulan I s/d III 2018 mengalami pertumbuhan sebesar 4,01 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada kategori perdagangan dan reparasi sebesar 7,52 persen dengan kontribusi pada sumber pertumbuhan menyumbang sebesar 0,67 persen.

Pada triwulan III-2019 Ekonomi Kalimantan Selatan tumbuh 3,72 persen bila dibandingkan triwulan III-2018 (Y-on-Y). Angka ini melambat jika dibandingkan pada triwulan yang sama tahun 2018. Pertumbuhan positif terjadi pada seluruh komponen domestik.

“Komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PKP) tumbuh sebesar 2,91 persen yang diikuti oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (PKRT) yang tumbuh 4,81 persen. Selanjutnya, untuk komonen pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (PKLNPRT) tumbuh 5,84 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB)  tumbuh 8,51 persen. Sementara itu, untuk komponen ekspor dan impor pada kuartal ke-3 ini mengalami kontraksi yang cukup dalam masing-masing sebesar -11,23 persen dan -12,31 persen. Hal ini disebabkan menurunnya kinerja ekspor beberapa komoditas utama Kalimantan Selatan seperti batu bara, CPO, dan karet dibandingkan triwulan yang sama tahun lalu,” jelas Diah.

“Sementara itu, berdasarkan komponen yang mendominasi , struktur ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III-2019 menurut pengeluaran masih dikuasai oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 47,07 persen, diikuti komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (24,92%) dan net ekspor (13,70%),” tambah Diah.

Jika dilihat sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III2018 (Y-on-Y), maka komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 2,16 persen. Komponen pengeluaran lainnya secara kumulatif menyumbangkan 1,56 persen terhadap total pertumbuhan.

“Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2019 Terhadap Triwulan II-2019 (q-to-q) Ekonomi Kalimantan Selatan triwulan III-2019 terhadap triwulan II-2019 (q-to-q) tumbuh sebesar 5,16 persen. Perbaikan kinerja ekspor pada triwulan ini jika dibandingkan triwulan II2019 menjadi salah satu faktor pendukung positifnya pertumbuhan ekonomi di triwulan ketiga ini. Hal ini didukung pula oleh komponen PMTB yang juga mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dibanding triwulan sebelumnya. Sementara itu, beberapa komponen lain mengalami kontraksi pada triwulan ini seperti PK-LNPRT (-2,29%) dan PKP (-0,45%),” papar Diah.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2019 Kumulatif terhadap Triwulan III-2018 (c-to-c)

Secara kumulatif, PDRB sampai dengan triwulan III-2019 Kalimantan Selatan tumbuh 4,01 persen yang mana lebih lambat dari triwulan III tahun 2018. Pertumbuhan kumulatif pada kuartal III ini diantaranya disumbangkan oleh komponen PKRT dan PMTB masingmasing sebesar 1,98 persen dan 1,59 persen. Sementara itu, komponen lainnya secara total memberikan sumbangan sebesar 0,44 persen. (Ais/Mzr/tabloid prospek banjarmasin)

 176 total views,  1 views today