Kewenangan Pemprov Belanja Daerah Diprioritaskan untuk Urusan Wajib

Banjarmasin, mediaprospek.com—Pandangan Umum Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Prov Kalsel yang disampaikan oleh DR. Karlie Dr. Hanafi Kalianda, SH, MH, pada sidang rapat paripurna di hadapan segenap anggota dewan dan para undangan Kamis, (10/10) siang, terkait dengan perencanaan belanja daerah pada APBD tahun 2020 daerah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp. 7.346.340.856.000,00 (tujuh triliun tiga ratus empat puluh enam milyar tiga ratus empat puluh juta delapan ratus lima puluh enam ribu rupiah) di dalam pelaksanaannya ada bersifat fisik ataupun nonfisik yang memenuhi kriteria efisien, efektif, transparan dan akuntabel serta harus didukung dengan adanya kepastian penerimaan dalam jumlah yang cukup.

Karlie mengatakan bahwa sesuai dengan kewenangan pemerintah provinsi belanja daerah diprioritaskan untuk urusan wajib terkait dengan pelayanan dasar dan urusan yang tidak terkait dengan pelayanan dasar serta fungsi penunjang urusan pemerintahan yang produktif dan memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Di dalam perencanaan belanja daerah terdiri dari 2 (dua) kelompok yaitu, pertama, Belanja Langsung yang dituangkan dalam bentuk program dan kegiatan yang capaian kinerjanya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik secara adil dan merata agar relatif dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa diskriminasi khususnya pada pelayanan publik.

Kedua, Belanja Tidak Langsung meliputi belanja pegawai, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil,  belanja bantuan keuangan dan partai politik dan belanja tidak terduga.

“Atas dasar tersebut terhadap belanja daerah pada APBD Pemprov Tahun Anggaran 2020 Fraksi Partai Golkar juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah,” kata Karile.

Sebelum mengakhiri pandangan umumnya, Partai Golkar menyampaikan beberapa catatan sebagai berikut, pertama, bahwa dengan adanya program rencana umum energi nasional dan ditindak lanjuti oleh program rencana umum energi daerah, maka terjadi nasionalisasi produksi batubara secara bertahap, mulai 2020 ada pengurangan produksi di Kalsel 40 juta ton. Hal ini berimplikasi pada pengurangan dana perimbangan atau bagi hasil.

Sesuai dengan konsep Gubernur, Paman Birin yang mungkin akan menjadi kebijakan pemerintah daerah, akan terjadi pergeseran dari orientasi ekspor komoditi batubara menjadi pengembangan destinasi di Kalsel.

Hal ini didukung oleh beberapa potensi alam, Geo Park Meratus di dalamnya terdapat keindahan alam, hutan wisata, hutan Suaka Alam dan margasatwa. Hutan lindung, hutan         konservasi dan kaya akan ekosistem flora dan fauna serta obyek-obyek turis lainnya, serta dengan insfrastruktur yang  sangat mendukung, Bandara Internasional Syamsuddin Noor, pengoperasian Bus Rapid Transit yang akan terinterkoneksi moda Transportasi Banjarbakula. Transportasi Online, hotel  berbintang, pusat perbelanjaan yang modern dan armada penyeberangan antar pulau serta fasilitas pelabuhan yang telah memadai.

“Kedua, bahwa sebentar lagi RPJMD Kalsel akan berakhir pada 2021, maka mari kita siapkan mulai sekarang agar berkolaborasi para SKPD dengan komisi-komisi di DPRD untuk melakukan inventarisasi substansi muatan kegiatan untuk RPJMD yang akan datang.

Tentunya, dengan memasukkan muatan lokal yang berbasis kearifan lokal yang akan diselaraskan dengan RPJMN yang akan terbit setelah pelantikan Presiden, juga memperhatikan item-item yang ada dalam Sustainable Development Goal (SDGs) yang programnya akan berakhir pada 2030 dan yang paling utama adalah RPJMD yang akan datang, menyesuaikan dengan visi misi Gubernur terpilih, Hal ini kiranya dapat mendukung akan terjadi pergeseran dari orientasi eksport komoditi ke destinasi di Kalsel,” jelas Karlie. (Ais/Mzr/ tabloid prospek banjarmasin)

 148 total views,  2 views today

Check Also

Perjuangan Komisi IV Membuahkan Hasil

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin (Foto/Ist) Banjarmasin– Perjuangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.