Sekretariat DPRD Kalsel Belajar ke Bali

Kabag TU DPRD Kalsel, Riduansyah (kanan) menyerahkan cinderamata yang diterima langsung Kasubag TU, Kepegawaian, Humas, Protokol DPRD Provinsi, Bali, I Kadek Putra Suantara (kiri)

Banjarmasin, mediaprospek.com–Kasubag Tata Usaha Kepegawaian, Humas dan Protokol, DPRD Prov Bali,  I Kadek Putra Suwantara didampingi jajaran wartawan Press room pada acara kunjungan studi komparasi Sekretariat DPRD Kalsel bersama wartawan, menjawab beberapa pertanyaan yang dimulai dari pembahasan tipologi, Kadek mengatakan bahwa dari segi tipologi Provinsi Bali sama Kalsel, yaitu tipologi tipe C. Karena penetapan tipologi itu berdasarkan jumlah penduduk, Daerah Pemilihan (Dapil) dan anggaran. Dimana pada bagian sekretariat dewan sesuai dengan tupoksinya melayani anggota Dewan sebanyak 55 orang dan dengan 55orang itu sudah termasuk 4 unsur pimpinan dalam artian satu, kedua dan tiga Wakil Ketua,” ujarnya. Senin (14/10) siang.

Kadek menjelaskan, untuk Provinsi Bali, sesuai dengan hasil Pemilu kemarin terjadi perubahan perolehan kursi yang signifikan, dimana untuk kursi terbanyak diduduki oleh dari PDIP sebanyak 34 kursi, dari partai Golkar 8 kursi, Gerindra 6 kursi, Demokrat 4 kursi, Nasdem 2 kursi, Hanura 1 kusri dan PSI 1 kursi.

Sedangkan dari unsur pelayanan, menurutnya sama, karena syarat, tugas dan fungsi Sekretariat sama-sama melayani anggota dan pimpinan DPRD. “Terkait kemitraan dengan  media, kami juga senantisa menjaga hubungan yang baik dengan media terutama yang ngepos atau standby di Sekretariat DPRD Bali. Kami juga mempunyai kegiatan Press tours. Pada tahun ini sudah dua kali melaksanakan yaitu yang pertama di awal tahun tadi ke Semarang dan yang kedua ke Surabaya. Dan kami berusaha mudah-mudahan tahun depan kami diberikan jatah bisa 3 kali dalam setahun,”harap Kadek.

Menurut Kadek, media itu sangat penting, karena bagaimanapun peran media itu harus dirangkul, karena tanpa peranan media hal-hal positif dan hal-hal yang memang menjadi tugas serta produk dari anggota DPRD tidak akan dapat dipublikasikan secara luas tanpa peran serta dari media.

“Setiap komporasi yang kita laksanakan, kita serap apa yang bagus dalam menjalin hubungan antara sekretariat dan media. Kami juga siap menerima masukan  yang akan kami sampaikan ke pimpinan dan kalau bisa kita dukung dengan program dan anggaran,” ungkap Kadek.

Dari segi anggaran tentunya sangat berbeda dengan di Sekretariat Daerah. “Walaupun dengan anggaran yang sedikit kami tetap berusaha memaksimalkan dan mengatur secara detail, istilahnya benar-benar harus diatur jangan sampai akhir tahun kebablasan, kita tidak punya anggaran,” ungkap Kadek.

“Untuk jumlah media press room terdapat sebanyak 25 media yang setiap tahun menyampaikan kerjasama dan tentunya kita menerima juga melihat pada kemampuan anggaran yang ada.  Kalau memang terlalu banyak, kita juga menyeleksi  rekan-rekan media. Karena ada dari Forwardb ((Forum Wartawan DPRD Bali_red) juga, mereka mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu, mana yang benar-benar kami bisa ajak kerjasama, bisa kami ajak kerjasama. Banyak juga oknum-oknum membuat media yang tidak ada dasar hukumnya, itu yang harus kita waspadai. Karena bagaimanapun kita membayar dengan uang negara, uang rakyat dengan resiko kita harus mempertanggungjawabkan secara fisik maupun secara hukum agar tidak terjadinya istilahnya media yang bodong kita bayar, nanti kita yang bermasalah. Saya kira di Kalsel prinsipnya juga pasti sama,” kata Kadek.

“Jadi dengan media kita terus jalin hubungan dengan baik, dengan memberikan ruang-ruang untuk  berkomunikasi. Kita ada ruang presroom, ketika ada permasalahan, kalau keterkait dengan sekretariat mereka menyampaikannya dengan kami, terkait keanggotaan atau istilahnya memberikan saran ke anggota, mereka secara bebas diberikan masuk berkunjung ke ruang ruang komisi dan ruang pimpinan-pimpinan tanpa ada pembatas atau sekat-sekat dari kami.  Mereka bisa akses ke pimpinan, akses ke anggota secara leluasa bisa berkunjung ke ruang-ruang komisi menemui pimpinan,” jelas Kadek.

Kerjasama dengan media tentunya ada anggaran, baik dalam bentuk adv untuk peliputan-peliputan, baik dari media, TV, cetak dan Online. ‘Kita fasilitasi tentunya, karena keterbatasan anggaran tidak semua adv berbayar. Kita seleksi sesuai skala prioritas yang dianggap penting dan menjadikan informasi kepada masyarakat publik,” ungkapnya.

Mengutip di salah satu pertanyaan, apakah setiap anggota DPRD di Prov. Bali ini mendapatkan rumah dan kendaraan masing-masing atau hanya pimpinannya saja ? Kadek menjawab, “Kalau rumah Dinas, pimpinan tidak mendapatkan, namun pimpinan mendapatkan kendaraan dinas. Untuk anggota, kendaraan dinas tidak mendapatkan, namun mereka mendapatkan tunjangan,” kata Kadek.

“Kalau kita dari pihak pengamanan security itu dari pihak ketiga yang disediakan olek kantor Gubernur. Nah terkait dengan cleaning servis, penjaga kebersihan, kita yang mengelolanya sendiri.  Maksudnya tenaga kontrak yang setiap tahun diperpanjang, tentunya nilai besaran gajinya disesuaikan dengan UMP,” tambah Kadek.

Terkait kunjungan Sekretariat DPRD Kalsel, Kadek mengungkapkan,“Kami merasa terhormat karena dari Sekretariat DPRD Kalsel dan dari rekan-rekan media di Kalsel memilih Bali sebagai tujuan dari Press tours. Jadi di samping merupakan ajang silaturrahmi kita kepada Bali atau sekretariat dengan sekretariat, juga sebagai ajang silaturrahim media yang ada di Kalsel dengan media yang ada di Bali khususnya yang ada di Sekretariat DPRD Prov Bali,” tandas Kadek..

“Disini kami mempunyai Forwardb sebagai wadah kumpulan media yang ngepos di DPRD.  Inti dari semua ini adalah terjalinnya silaturrahim yang kuat, karena dengan adanya silaturrahim yang baik, komunikasi antar sekretariat maupun media dengan media itu ke depannya tentu akan nyambung dan bila ada hal-hal yang memang dibutuhkan informasi dan sebagainya bisa langsung ke pimpinan Forwarb atau ke sekretariat, sehingga kolerasi yang baik tetap terjaga,” jelas Kadek.

Diakhir pertemuan, Kabag TU DPRD Kalsel, Riduansyah menjelaskan, kunjungan studi komparasi ke pulau dewata ini bertujuan menimba ilmu pengetahuan baik terkait kebijakan yang diterapkan di DPRD Bali sekaligus komunikasi dengan mitra kerja kepada awak media setempat. ”Study komparasi ini bertujuan menambah pengetahuan setiap personal karena Sekretariat DPRD Bali ini termasuk yang terbaik dalam hal kedewanan,” kata Riduansyah.

Dengan perbandingan yang didapat tersebut, Kalsel bisa memperoleh masukan positif untuk diterapkan dalam melayani 55 anggota dewan dari 13 kabupaten kota yang duduk di tingkat provinsi Kalsel. ” Terlebih di Bali ini kan banyak sekali tempat-tempat pariwisata dan Kalsel juga memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan” terang Riduansyah.  (Ais/mzr/tabloid prospek banjarmasin)

 

 649 total views,  3 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.