Home / Ekonomi & Bisnis / Hunian Hotel Bintang di Kalsel Naik 10,08 Poin

Hunian Hotel Bintang di Kalsel Naik 10,08 Poin

 Perkembangan TPK Hotel dan Transportasi Kalimantan Selatan Bulan Juli 2019

 Banjarmasin, mediaprospek.com—Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan Juli 2019 sebesar 55,22 persen  atau naik 10,18 poin dibanding TPK bulan Juni 2019 yang sebesar 45,14 persen. Dibandingkan dengan TPK bulan Juli 2018 yang sebesar 58,40 persen, TPK bulan Juli 2019 turun sebesar 3,18 poin. Rata-rata Lama Menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri (domestik) pada hotel bintang bulan Juli 2019 adalah 1,64 malam, naik 0,21 malam. Bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan Juli 2018 yang sebesar 1,69 malam, RTLM bulan Juli 2019 terjadi penurunan selama 0,05 malam. Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Prov. Kalsel, Ir. Diah Utami,M.Sc, didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Fachri Ubadiyah, SE. MP, di hadapan para undangan perwakilan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan para wartawan pada acara jumpa Pers bulanan di Aula kantor BPS Banjarbaru, mengatakan hal itu, Senin (2/9/2019), Siang.

Diah mengatakan bahwa perkembangan tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada bulan Juli 2019 terjadi peningkatan dari bulan sebelumnya. TPK bulan Juli 2019 sebesar 55,22 persen atau naik 10,08 poin dibanding TPK bulan Juni 2019 sebesar 45,14 persen. Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Juli 2018 yang sebesar 58,40 persen, terjadi penurunan sebesar 3,18 poin. “Berdasarkan klasifikasi hotel bintang, pada bulan Juli 2019, TPK tertinggi dicapai oleh kelompok hotel bintang 4, yaitu sebesar 69,06 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 31,60 persen. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, klasifikasi hotel bintang 4 mengalami peningkatan sebesar 20,16 poin, klasifikasi hotel bintang 3 naik sebesar 7,76 poin, klasifikasi hotel bintang 2 naik sebesar 2,51 poin, sedangkan klasifikasi bintang 1 terjadi penurunan sebesar 5,67 poin,” kata Diah.

“Hotel Non Bintang TPK hotel non bintang pada bulan Juli 2019 terjadi penurunan dibandingkan dengan bulan Juni 2019. TPK hotel non bintang pada bulan Juli 2019 sebesar 28,89 persen, atau turun 0,72 poin dibandingkan TPK bulan Juni 2019 yang sebesar 29,61 persen. Dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu bulan Juli 2018 yang sebesar 44,54 persen, TPK bulan Juli 2019 turun sebesar 15,65 poin,” ujar Diah.

“TPK tertinggi pada hotel non bintang bulan Juli 2019 dicapai oleh kelompok hotel dengan jumlah kamar 25 – 40  yaitu sebesar 32,15 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada kelompok jumlah kamar < 10 sebesar 17,37 persen. Dibandingkan bulan sebelumnya, TPK kelompok hotel dengan jumlah kamar 25 – 40 naik 4,78 poin, kelompok dengan jumlah kamar 10 – 24 turun 1,82 poin, kelompok dengan jumlah kamar < 10 turun 5,29 poin, dan kelompok dengan jumlah kamar 41 – 100  pengalami penurunan sebesar 10,32 poin,” kata Diah.

“Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Dalam Negeri Hotel Bintang Rata-rata lama menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri hotel berbintang di Kalimantan Selatan pada bulan Juli 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,21 malam jika dibandingkan bulan Juni 2019.  Dilihat dari klasifikasi hotel, RTLM tertinggi terjadi pada hotel berbintang 4 selama 1,78 malam, dan terendah terjadi pada hotel berbintang 1 selama 1,33 malam. Dilihat dari jenis tamu yang menginap, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang pada bulan Juli 2019 lebih tinggi dibanding tamu dalam negeri, masing-masing selama 2,46 malam untuk tamu asing dan 1,63 malam untuk tamu dalam negeri,” jelas Diah.

Hotel Non Bintang Rata-rata Lama Menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri pada hotel non bintang untuk bulan Juli 2019 adalah 1,25 malam, atau turun 0,06 malam dibandingkan keadaan bulan Juni 2019 sebesar 1,31 malam. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun yang lalu (Juli 2018) mengalami penurunan sebesar 0,62 malam, dimana pada bulan tersebut RTLM sebesar 1,87 malam. Dilihat dari kelompok kamar, RTLM tertinggi pada hotel non bintang terjadi pada kelompok  hotel dengan jumlah  kamar 25 – 40 selama 1,42 malam, dan yang terendah terjadi pada kelompok jumlah kamar 10 – 24 selama 1,15 malam. Berdasarkan jenis tamu yang menginap, pada bulan Juli 2019, rata-rata lama menginap tamu asing  pada hotel non bintang lebih tinggi dibandingkan dengan tamu dalam negeri, dimana masing-masing 2,67 malam untuk tamu asing dan 1,25 malam untuk tamu dalam negeri.

Perkembangan Transportasi Angkutan Udara Jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Juli 2019 sebanyak 143.514 orang atau terjadi penurunan sebesar 0,07 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat bulan Juni 2019 yang berjumlah 143.613 orang.  Bila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Juli 2018 yang mengangkut 216.235 orang terjadi penurunan sebesar 33,63 persen.

Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat melalui bandara di Kalimantan Selatan selama bulan Juli 2019 sebanyak 143.514 orang atau turun 0,07 persen dibanding bulan lalu. Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Kalimantan Selatan selama bulan Juli 2019 sebanyak 167.476 orang atau naik 4,87 persen dibanding bulan Juni 2019.

Penumpang yang berangkat melalui Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan Juli 2019 sebanyak 135.258 orang terjadi penurunan sebesar 0,17 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang bulan Juni 2019 yang mengangkut 135.483 orang. Pada Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 4.125 orang atau naik sebesar 3,25 persen. Bandara Bersujud Batulicin jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 3.812 orang atau turun 2,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Bandara Warukin Tanjung jumlah penumpang berangkat pada bulan Juli 2019 naik sebesar 43,05 persen, dimana penumpang yang berangkat pada bulan Juli 2019 berjumlah 319 orang sedangkan pada bulan Juni 2019 penumpang yang berangkat sebanyak 223 orang. Bila dibandingkan dengan bulan Juli 2018, jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor turun sebesar 34,32 persen, yang melalui Bandara Gusti Syamsir Alam turun sebesar 15,25 persen, dan yang melalui Bandara Bersujud Batulicin turun sebesar 28,43 persen.

Sedangkan penumpang yang berangkat melalui Bandara Warukin Tanjung mengalami kenaikan sebesar 195,37 persen, dimana penumpang yang berangkat pada bulan Juli 2018 melalui Bandara Warukin berjumlah 108 orang, sedang yang berangkat pada bulan Juli 2019 sebanyak 319 orang.

Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan Juli 2019 terjadi kenaikan sebesar 4,87 persen, dimana jumlah penumpang yang datang pada bulan Juli 2019 sebanyak 167.476 orang dan penumpang yang datang pada bulan Juni 2019 sebanyak 159.705 orang. Penumpang yang datang di Bandara Utama Syamsudin Noor pada bulan Juli 2019 sebanyak 159.436 orang atau naik sebesar 5,03 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang datang pada bulan Juni 2019 sebanyak 151.806 orang.

Penumpang yang datang di Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru turun sebesar 0,58 persen dimana pada bulan Juli 2019 jumlah penumpang yang datang sebanyak 3.925 orang sedangkan pada bulan Juni 2019 jumlah penumpang yang datang sebanyak 3.948 orang. Pada Bandara Bersujud Batulicin, jumlah penumpang yang datang di bulan Juli 2019 sebanyak 3.720 orang, naik sebesar 1,39 persen. Begitu juga pada Bandara Warukin Tanjung jumlah penumpang yang datang naik sebesar 40,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan bulan Juli 2018, jumlah penumpang yang datang pada Bandara Syamsudin Noor naik sebesar 1,15 persen, Bandara Gusti Syamsir Alam turun sebesar 22,12 persen, pada Bandara Bersujud Batulicin penumpang yang datang turun sebesar 40,21 persen. Sementara jumlah penumpang yang datang pada bandara Warukin Tanjung mengalami kenaikan 60,57 persen jika dibandingkan dengan bulan Juli 2018. (BPS Prov Kalsel/Mzr).

 408 total views,  1 views today