Pemkab Banjar Terus Tingkatkan Sanitasi dan Kembalikan Martabat Sungai

Bupati Kab Banjar KH. Khalilurrahman

Martapura, mediaprospek.com—Satu terobosan fenomenal yang dilakukan oleh Bupati H Khalilurrahman sejak memimpin Kabupaten Banjar, adalah mengembalikan sanitasi sungai dengan mengubah pola kebiasaan masyarakat di bantaran sungai dari semula buang hajat ke sungai, menjadi ke WC komunal di darat.

Sampai pada tahun 2018 sudah ada 294 buah jamban apung yang dibongkar, dari target 1.000 jamban yang dibongkar sampai pada tahun 2020. Nampak Bupati Kab Banjar KH. Khalilurrahman ketika membongkar jamban apung. (Foto Diskominfo, Statistik dan Persandian Kab Banjar)

Hal ini bukanlah mudah, karena kebiasan masyarakat yang kerap beratiivitas mulai dari mandi, mencuci higga buang air besar (BAB) di sungai.  Aktivitas masyarakat tersebut berpotensi menurunkan kualitas air sungai. Air sungai menjadi tercemar oleh tinja yang mengandung berbagai macam bakteri dan virus penyebab penyakit-panyakit yang menular lewat air, sehingga dapat menurunkan derajat kesehatan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banjar bekerja keras meningkatkan layanan sanitasi kepada masyarakat dengan melakukan pengelolaan air limbah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program sungai bebas jamban, yang terdiri dari pembangunan WC dan septik tank standar untuk masyarakat, mandi cuci kakus (MCK) komunal, tangki septik komunal dan Instalasi Pengolahan Air (IPAL) Komunal dalam program penghapusan 1.000 jamban terapung selama lima tahun (2016-2020).

Melalui kesabaran dan pendekatan kepada masyarakat serta kharisma bupati selaku ulama di daerahnya, upaya penghapusan jamban apung akhirnya membuahkan hasil. Setidaknya sejak 2016 hingga 2018 sudah ada 294 buah jamban apung yang dibongkar, dari target 1.000 jamban yang dibongkar. Total jumlah selama lima tahun berjalan untuk penghapusan jamban terapung sampai pada tahun 2019 ini sudah mencapai 833 buah, sehingga ada sisa 167 buah yang pada tahun 2020 akan segera semuanya dihapuskan.

Sampai tahun 2018, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar bersama dengan Pemerintah Desa serta partisipasi  masyarakat secara mandiri sudah membongkar jamban apung sejumlah 294 buah. Bahkan kini sudah ada 9 desa di sepanjang Sungai Martapura yang dinyatakan bebas jamban apung.

Menyertai program penghapusan jamban apung, pemerintah membangun septictank individual sebanyak 839 unit menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), 392 unit melalui APBD Kabupaten Banjar sehingga total 1.231  buah.  Selain itu pembangunan septictank individual beserta bilik WC  sebanyak 31 unit melalui Kegiatan Dinas PUPR Provinsi Kalsel. Pembangunan bilik WC melalui sharing Dana Desa sejumlah 1.139 buah, pembangunan bilik WC untuk masyarakat yang belum memiliki melalui sharing dana desa dan APBD Kabupaten Banjar, pembangunan MCK komunal 2 buah.

Atas upaya dan terobosannya menghapuskan jamban apung, Bupati H Khalilurrahman menuai banyak pujian dan penghargaan. Beliau diundang oleh  Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang bekerjasama dengan Civil Service College Singapura, untuk berdiskusi seputar inovasi pelayanan publik.

Hanya 20 pimpinan Kabupaten dan Kota se-Indonesia yang diundang pada acara pada  bulan Juli 2018 tersebut, di Civil Service College, 31 North Buona Vista Road, Singapore 275983. Para pemimpin daerah yang diundang, dianggap memiliki prestasi dalam upaya menyelenggarakan perubahan atau inovasi peningkatan pelayanan kepada publik, salah satunya Bupati H Khalilurrahman.

Program pengurangan jamban terapung yang selama dua tahun ini konsisten dilaksanakan Pemkab Banjar ini juga menuai penghargaan di gelaran anugerah Sindo Weekly Government Award.Penyerahan penghargaan pada anugerah Sindo Weekly Government Award 2018, di Grand Ballrom – Hotel Pullman Jakarta, April 2018 dan diterima langsung oleh Bupati Banjar H Khalilurrahman didampingi Sekda Banjar H Nasrun Syah, Kadis PUPR Muhammad Hilman serta Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Farid Soufian. Penghargaan tersebut diserahkan Hary Tanoesoedibjo selaku Chairman MNC Group.

Lantaran program tersebut, Bupati Banjar, juga meraih penghargaan Innovation Network of Asia (INA) Entrepreneur Award 2018 di The Ritz Carlton, Pacific Place-Jakarta, pada September 2018 lalu. Penghargaan itu diraih atas inovasi Bupati Banjar Khalilurrahman membuat program ‘Om Toilet Om’ yang merupakan program sosial entrepreneur dalam meningkatkan angka kesehatan dan memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam menjaga Sungai Martapura di Kabupaten Banjar. (*****)

 

 

 170 total views,  2 views today

Check Also

Aparat Hukum Dihimbau Berantas Narkoba agar Bisa Lebih Ditingkatkan Lagi

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. Suripno Sumas Banjarmasin, mediaprospek.com—Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.